Abixa tablet 10 mg obat untuk memperlambat perkembangan penurunan daya ingat (demensia) bagi penderita Alzheimer.
Abixa tablet 10 mg obat untuk memperlambat perkembangan penurunan daya ingat (demensia) bagi penderita Alzheimer.
Abixa tablet 10 mg obat untuk memperlambat perkembangan penurunan daya ingat (demensia) bagi penderita Alzheimer.
Abixa tablet 10 mg obat untuk memperlambat perkembangan penurunan daya ingat (demensia) bagi penderita Alzheimer.
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 549.120/strip (10 mg) per Oktober 2019.
Kemasan 1 box isi 2 strip @ 14 tablet (10 mg).
Produsen H. Lundbeck A/S

Abixa adalah obat untuk memperlambat perkembangan demensia bagi penderita Alzheimer. Obat ini merupakan obat keras yang membutuhkan resep dokter. Abixa mengandung zat aktif memantine hydrochloride.

Pengobatan penurunan daya ingat (demensia) pada penderita Alzheimer.

Mematine hydrochloride 10 mg.

  • Dosis awal: 1 tablet sebanyak 1 kali/hari.
  • Dosis maksimal: 2 tablet (20 mg) sebanyak 1 kali/hari.

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

  • Sakit kepala.
  • Mengantuk.
  • Sulit buang air besar untuk waktu yang lama (sembelit).
  • Peningkatan dalam tes fungsi hati.
  • Pusing.
  • Gangguan keseimbangan.
  • Sesak napas.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Hipersensitivitas obat.

Hipersensitif terhadap zat yang terkandung dalam obat ini.

  • Pasien penderita epilepsi.
  • Pasien penderita serangan jantung.
  • Pasien penderita gagal jantung kongestif.
  • Pasien penderita hipertensi tidak terkontrol.
  • Pasien penderita gangguan ginjal.
  • Anak-anak dan remaja 18 tahun ke bawah.
  • Wanita hamil.
  • Ibu menyusui.
  • Amantadine.
  • Ketamine.
  • Dekstrometorfan.
  • Dantolene.
  • Baclofen.
  • Cimetidine.
  • Ranitidine.
  • Procainamide.
  • Quinidine.
  • Quinine.
  • Nikotin.
  • Hydrocholorothiazide.
  • Antikolonergik.
  • Antikonvulsan.
  • Barbiturat.
  • Agonis dopaminergik.
  • Neuroleptik.
  • Antikoagulan.

Sesuai kemasan per Oktober 2019.

Artikel Terkait