Abilifty Tablet

13 Nov 2020| Ajeng Prahasta
Abilify tablet adalah obat untuk mengatasi gejala gangguan mental seperti skizofrenia dan bipolar.

Deskripsi obat

Abilify tablet adalah obat untuk mengatasi gejala gangguan mental seperti skizofrenia (penyakit mental yang menyebabkan pemikiran yang terganggu atau tidak biasa, kehilangan minat dalam hidup, dan emosi yang kuat) dan bipolar (gangguan mental yang membuat penderita mengalami perubahan suasana hati secara drastis). Obat ini merupakan obat keras yang harus menggunakan resep dokter. Abilify tablet mengandung zat aktif aripiprazol.

Abilifty Tablet
Golongan ObatObat kerasObat resep. Obat hanya boleh dibeli menggunakan resep dokter.
Produk HalalYa
Kandungan utamaAripiprazol.
Kelas terapiAntipsikotik.
Klasifikasi obatDerivat kuinolon.
Kemasan1 box isi 1 strip @ 10 tablet (5 mg; 10 mg; 15 mg)
ProdusenOtsuka

Informasi zat aktif

Aripiprazol adalah agen antipsikotik turunan kuinolon yang bertindak sebagai agonis parsial pada reseptor D2 dan 5-HT1A dan sebagai antagonis pada reseptor 5-HT2A yang dianggap membantu mengatur jumlah bahan kimia tertentu di otak Anda. Bahan kimia tersebut adalah dopamin dan serotonin yang mengelola tingkat bahan kimia ini dapat membantu mengontrol kondisi Anda.

Berdasarkan proses kerja obat dalam tubuh, aripiprazol diketahui memiliki status:

  • Absorpsi: Diserap dengan baik dari saluran pencernaan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah (ketersediaan hayati) sekitar 87% dan waktu dimana obat mencapai kadar tertinggi dalam plasma (waktu puncak konsentrasi plasma) kira-kira 3-5 jam.
  • Distribusi: Memasuki ASI. Volume distribusi sekitar 4,9 L / kg. Ikatan protein plasma sekitar 99% (terutama untuk albumin).
  • Metabolisme: Terutama di hati.
  • Ekskresi: Melalui feses (sekitar 55%); urin (sekitar 25%) terutama sebagai metabolit. Waktu yang dibutuhkan obat untuk dikeluarkan oleh tubuh dari separuh kadar awal obat (waktu paruh eliminasi) sekitar 75 jam (aripiprazole); sekitar 95 jam (dehydro-aripiprazole).

Indikasi (manfaat) obat

  • Mengatasi gejala skizofrenia (gangguan mental yang menyebabkan pemikiran terganggu, kehilangan minat dalam hidup, dan memiliki emosi yang kuat).
  • Mengatasi gejala bipolar (gangguan mental yang membuat penderita mengalami perubahan suasana hati secara drastis).
  • Mengobati gejala depresi.
  • Pengobatan gangguan autistik (masalah perkembangan yang menyebabkan kesulitan berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain).
  • Mengontrol perilaku yang mudah marah dan perubahan suasana hati yang sering terjadi pada anak-anak.
  • Mengobati kelainan suatu kondisi yang ditandai dengan kebutuhan untuk melakukan gerakan yang berulang atau mengulangi suara atau kata-kata (sindrom Tourette).

Aripiprazol bekerja dengan menyeimbangkan senyawa kimia tertentu dalam otak seperti dopamin dan serotonin. Sehingga akan membantu mengontrol kondisi dan membuat pikiran menjadi lebih jernih.

Komposisi obat

  • Abilify tablet 5 mg: aripiprazol 5 mg.
  • Abilify tablet 10 mg: aripiprazol 10 mg.
  • Abilify tablet 15 mg: aripiprazol 15 mg.

Dosis obat

Penggunaan obat harus sesuai petunjuk pada kemasan dan anjuran dokter

Skizofrenia:

  • Dewasa:
    • Dosis awal: 10 mg atau 15 mg sebanyak 1 kali/hari.
    • Dosis pemeliharaan: 15 mg sebanyak 1 kali/hari.
      Dosis disesuaikan minimal dengan interval 2 minggu.
    • Dosis maksimal: 30 mg sebanyak 1 kali/hari.
  • Anak-anak 15 tahun ke atas:
    • Dosis awal: 2 mg dikonsumsi selama 2 hari, dititrasi menjadi 5 mg selama 2 hari tambahan untuk mencapai dosis anjuran, 10 mg/hari. Peningkatan dosis selanjutnya harus secara bertahap setiap 5 mg.
    • Dosis maksimal: 30 mg/hari.

Bipolar:

  • Dewasa:
    • Dosis awal: 15 mg sebanyak 1 kali/hari, dosis dapat ditigkatkan menjadi 30 mg sebanyak 1 kali/hari sesuai respon pasien.

  • Anak-anak 13 tahun ke atas:
    • Dosis awal: 2 mg sebanyak 2 kali/hari dosis dapat ditingkatkan menjadi 5 mg selama 2 hari tambahan hingga mancapai dosis yang ditentukan yaitu 10 mg/hari. Peningkatan harus dilakukan secara bertahap setiap 5 mg.
    • Dosis maksimal: 30 mg/hari.

Aturan pakai obat

Dikonsumsi dengan atau tanpa makanan.

Efek samping obat

  • Mual dan muntah.
  • Kesulitan buang air besar (konstipasi).
    Cobalah makan makanan mengandung serat tinggi, minum air yang cukup, dan berolahraga serta dapat berkonsultasi kepada pofesional kesehatan Anda.
  • Mulut kering.
  • Pusing.
  • Gerakan tidak terkendali (tremor).
  • Gangguan pengelihatan seperti pengelihatan kabur.
  • Tekanan darah rendah (hipotensi).
  • Gangguan irama jantung menjadi lebih lambat (bradikardia) atau lebih cepat (takikardia).

Cara penyimpanan obat

Simpan pada suhu 25°C.

Perhatian Khusus

  • Pasien yang memiliki gangguan darah seperti jumlah sel darah putih rendah (leukimia).
  • Pasien yang memiliki penyakit gula darah tinggi (diabetes).
  • Konsumsi klozapin ini terkadang menyebabkan kenaikan kadar gula darah.
  • Pasien yang memiliki penyakit lemak darah tinggi (kolesterol).
    Konsumsi klozapin dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan jumlah kolesterol atau trigliserida.
  • Pasien yang memiliki gangguan jantung atau riwayat sindrom QT memanjang.
    Konsumsi klozapin ini menyebabkan risiko tekena penyakit jantung.
  • Pasien yang memiliki tekanan di bola mata (glaukoma).
  • Wanita hamil dan ibu menyusui.
  • Pasien lanjut usia.

Kategori kehamilan

Kategori C: Belum terdapat penelitian terkontrol untuk penggunaan Abilify tablet pada ibu hamil, namun ada efek samping yang mungkin dapat mengganggu perkembangan dan pertumbuhan janin.Oleh karena itu, penggunaannya pada ibu hamil hanya dapat dilakukan jika manfaat yang diberikan melebihi risiko yang mungkin timbul pada janin.Konsultasikan penggunaan obat ini dengan dokter sebelum digunakan.

Kontraindikasi (jangan dikonsumsi pada kondisi)

  • Pasien dengan riwayat sumsum tulang yang gagal membentuk granulosit (agranulositosis atau granulositopenia).
  • Pasien penderita kejang secara berulang (epilepsi) yang tidak terkontrol.
  • Pasien yang memiliki gangguan jantung berat.
  • Pasien yang memiliki gangguan ginjal dan hati berat termasuk penyakit hati aktif atau progresif dan gagal hati.

Interaksi obat (jangan digunakan bersamaan dengan)

  • Kloramfenikol.
    Penggunaan bersama klozapin meningkatkan efek samping seperti penurunan jumlah sel neutrofil dalam darah (neutropenia).
  • Norepinefrin.
    Penggunaan bersama klozapin mengurangi efek terapeutik.
  • Siprofloksasin, fluvoksamin, kontrasepsi oral, kafein.
    Penggunaan bersama klozapan meningkatkan kadara plasma dengan inhibitor CYP1A2.
  • Asam valporik.
    Penggunaan bersama klozapin meningkatkan risiko kejang.

Apa yang harus dilakukan jika ada dosis terlewat?

  • Masih dekat dengan jadwal sebelumnya.

Jika masih dekat dengan jadwal minum obat sebelumnya, segera konsumsi obat sesuai dosis yang terlewat.

  • Sudah mendekati jadwal berikutnya.

Jika sudah mendekati jadwal selanjutnya, maka dosis yang terlewat dapat diabaikan dan lanjutnya konsumsi obat sesuai jadwal berikutnya.

  • Jangan menggandakan dosis yang terlewat.

Jangan mengonsumsi total dosis antara yang terlewat dan dosis berikutnya, kecuali dianjurkan lain oleh dokter Anda.

  • Sering lupa mengonsumsi obat.

Jika sering lupa untuk mengonsumsi obat, cobalah untuk menggunakan pengingat (alarm) sesuai jadwal minum obat atau meminta bantuan orang lain untuk membantu mengingatkan jadwal minum obat Anda. Selain itu, alternatif lainnya yaitu menggunakan kotak obat harian yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Kapan perlu menghentikan penggunaan dan menghubungi dokter?

Beritahu dokter Anda jika Anda mengalami:

  • Ruam.
  • Gatal-gatal.
  • Pembengkakan pada mata, wajah, mulut, bibir, lidah, tenggorokan, tangan, kaki, pergelangan kaki, atau tungkai bawah.
  • Kesulitan bernapas atau menelan.
  • Kejang.
  • Perubahan penglihatan.
  • Gemetar tak terkendali.
  • Demam.
  • Otot kaku.
  • Berkeringat.
  • Detak jantung cepat, berdebar, atau tidak teratur
    Sesak tenggorokan.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/abilify%20tablet?type=brief&lang=id
Diakses pada 6 Agustus 2020

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/aripiprazole
Diakses pada 6 Agustus 2020

Drugs. https://www.drugs.com/mtm/aripiprazole.html#:~:text=Aripiprazole%20is%20an%20antipsychotic%20medicine,than%2010%20with%20bipolar%20disorder.
Diakses pada 6 Agustus 2020

Nhs. http://www.awp.nhs.uk/media/920142/aripiprazole.pdf
Diakses pada 6 Agustus 2020

Medline Plus. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a603012.html
Diakses pada 6 Agustus 2020

Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email