Abbotic granul digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi bakteri
Abbotic granul digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi bakteri
Abbotic granul digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi bakteri
Abbotic granul digunakan untuk mengatasi berbagai macam infeksi bakteri
Golongan obat Merah Obat keras: diharuskan menggunakan resep dokter.
HET Rp 145.024/botol per April 2019
Kemasan 1 botol @ 30 ml
Produsen Abbott Indonesia

Abbotic granul adalah obat untuk perawatan infeksi bakteri pada infeksi saluran pernapasan atas, peradangan pada bronkus (bronkitis), infeksi paru-paru (pneumonia), infeksi pada telinga bagian tengah (otitis media akut), serta infeksi kulit dan struktur kulit (impetigo, folikulitis, selulitis, dan abses). Obat ini mengandung klaritromisin yang merupakan antibiotik golongan makrolida. Abbotic granul termasuk golongan obat keras yang memerlukan resep dokter.

Digunakan pada perawatan infeksi karena organisme yang rentan, dalam kondisi berikut: infeksi saluran pernapasan atas (faringitis streptokokus), infeksi saluran pernapasan bawah (bronkitis, pneumonia), otitis media akut, infeksi struktur kulit dan kulit (impetigo, folikulitis, selulitis, abses).

Tiap 5 ml: clarithromycin 125 mg

Anak:

  • Dosis harian: sediaan sirup kering: 7,5 mg/kg berat badan diberikan 2 kali/hari selama 5-10 hari tergantung tingkat keparahan penyakit. Dosis dapat ditingkatkan sampai maksimal 500 mg untuk infeksi berat.

Faringitis streptokokus:

Diberikan minimal 10 hari. Untuk menentukan dosis pada anak berdasarkan berat badan dalam kg.

Dosis dalam 5ml (125mg/5ml) sediaan sirup:

  • Berat badan 30-40kg: 2 sdt.
  • Berat badan 20-29 kg: 1,5 sdt.
  • Berat badan 12-19 kg: 1 sdt.
  • Berat badan 8-11kg: 0,5 sdt.

Diberikan sebanyak 2 kali/hari.

Dosis dalam 5ml (250mg/5ml) sediaan sirup:

  • Berat badan 30-40kg: 1 sdt.
  • Berat badan 20-29kg: 0,75 sdt.
  • Berat badan 12-19kg: 0,5 sdt.

Diberikan sebanyak 2 kali/hari.

Anak-anak dengan berat badan <8kg harus diberikan dosis per kg (sekitar 7,5mg/kg sebanyak 2kali/hari).

Dikonsumsi dengan dan tanpa makanan atau dengan susu. Tambahkan air ke dalam botol granul hingga mencapai tanda garis pada botol. Tutup botol dan kocok.

Sakit kepala, diare, muntah, nyeri sendi, nyeri otot, sariawan, halusinasi, gangguan cemas, kelemahan otot, reaksi alergi, urtikaria, perubahan warna lidah, gangguan fungsi pengecap, gangguan pencernaan, dan peningkatan kreatinin serum.

Hipersensitif terhadap obat antibiotik makrolida, pasien terapi terfenadine yang memiliki kelainan jantung sebelumnya atau gangguan elektrolit.

Gangguan fungsi hati, gangguan ginjal sedang hingga berat, penyakit jantung, penyakit otot (myasthenia gravis).



Teofilin, carbamazepine, obat yang dimetabolisme oleh CYP450 (digoksin, siklosporin, disopiramid, alkaloid ergot, lovastatin, midazolam, fenitoin, triazolam, dan warfarin).

Sesuai kemasan per April 2019.

MIMS. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/abbotic-abbotic%20granule-abbotic%20xl/?type=brief
Diakses pada 1 April 2019

SehatQ. https://www.sehatq.com/obat/clarithromycin
Diakses pada 19 September 2019

Artikel Terkait