Kapan harus tes HIV?

CA Info Penanya: CA, Pria, 1 Tahun
Saya pertama kali ini melakukan hubungan beresiko di tanggal 22 feb 20, kemudian 2 Minggu saya cek vct di tanggal 8 Maret 20, dan hasilnya NR, karena saya psikomatis akhirnya menemukan klinik angsamerah dan bertanya apa kah WP saya cukup udah sekitar 7 Minggu lebih, dan akhirnya test diangsamerah tgl 15 April 20 hasilnya pun NR, kata dokternya itu udah valid dan ga perlu test lagi, saya sudah bertanya berulang kali dan dokternya bilang udah valid. Apakah saya harus balik lagi 3 bulan kemudian?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang CA,

HIV AIDS adalah salah satu penyakit yang disebabkan virus dan bisa berakibat hingga kematian dalam jangka waktu tertentu tergantung daya tahan tubuh orang tersebut.

Orang-orang yang berisiko tinggi untuk tertular HIV AIDS adalah :

  • Orang yang memiliki kebiasaan berganti-ganti pasangan seksual atau berhubungan dengan PSK.
  • Orang-orang yang menggunakan narkoba dan jarum suntik secara bergantian dengan orang lain.
  • Tenaga medis.

HIV AIDS ini biasanya menunjukkan gejala dalam jangka waktu lama hingga bertahun-tahun setelah berhubungan seksual berisiko atau pemakaian jarum suntik, sehingga seringkali tidak disadari.

Untuk pengecekan HIV AIDS bisa menggunakan metode berikut ini :

  • Tes screening antibodi. Pemeriksaan ini akan terdeteksi dalam waktu 2-8 minggu sejak aktivitas berisiko, namun terkadang memerlukan waktu lebih lama bila daya tahan tubuhnya baik.
  • Tes kombinasi antigen antibodi. Dimana bisa mendeteksi antigen HIV dalam waktu 2-4 minggu.
  • Tes RNA. Bisa mendeteksi HIV dalam waktu 10 hari setelah aktivitas berisiko.

Terlepas dari metode mana yang Anda pilih, sebaiknya pemeriksaan HIV dilakukan 3 bulan setelah aktivitas berisiko dan diulang setiap 3 bulan sekali selama 1 tahun. Bila hasilnya negatif maka Anda tidak perlu cemas lagi.

Meski nantinya hasilnya tetap negatif, Anda harus menghindari berganti-ganti pasangan seksual atau berhubungan dengan PSK, gunakan kondom saat berhubungan seksual, dan hindari narkoba.

Bila ada gejala yang muncul seperti demam, diare tidak sembuh-sembuh, sariawan yang banyak, maka segera lakukan konsultasi dengan dokter penyakit dalam.

Salam sehat,

dr. Vina

 

 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Orang terdekat yang positif HIV, harus diberikan dukungan yang konstan

Lakukan Ini Jika Orang Terdekat Positif HIV

Semua orang bisa saja positif HIV, karena berbagai faktor yang tidak semuanya bisa dihindari. Dalam mencari dukungan, adakalanya orang terdekat yang positif HIV bercerita kepada Anda mengenai kondisi kesehatannya. Sebagai sahabat dan keluarga yang baik, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan jika orang terdekat positif HIV.