Wasir saat hamil? Apa berbahaya?

L Info Penanya: L, Pria, 28 Tahun
Selamat Siang Dokter, Saya ingin konsultasi tentang persalinan. Saya mempunyai sakit wasir, apa nanti bisa tetap lahir normal? Saya merasa tidak sakit dan tak keluar darah, walau benjolan itu sudah besar. Apakah berbahaya untuk proses melahirkan nantinya? Atau tidak bisa karena wasir tersebut? Terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu L,

Wasir atau dalam istilah Medisnya disebut Haemorhoid adalah pelebaran pembuluh darah balik (vena) pada bagian bawah dari salauran pencernaan yaitu di rectum dan  anus (dubur). Haemorhoid ini sudah beberapa kali kami bahas di Forum ini, dan dapat Ibu baca – baca kembali.

Kehamilan itu sendiri adalah merupakah salah satu penyebab dari timbulnya haemorhoid atau wasir. Hal ini disebabkan karena pengaruh dari hormon Progesteron pada dinding vena, tekanan dari rahim yang membesar, dan tegangan saat terjadi konstipasi.

Bila Ibu merencanakan untuk melahirkan secara normal, maka sebaiknya saat kehamilan sudah dilakukan kontrol  rutin berkala ke Bidan atau ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan. Komplikasi yang ditakutkan terjadi saat melahirkan secara normal adalah perdarahan akibat pecahnya wasir saat Ibu mengedan.

Namun bukan berarti tidak mungkin untuk merencanakan proses melahirkan secara normal ini. Hanya diperlukan kerjasama dan ketaatan Ibu selama masa kehamilan untuk mempermudah proses ini terjadi.

Berikut beberapa cara menangani wasir selama kehamilan yang dapat Ibu lakukan, sehingga tidak menyulitkan saat proses persalinan nanti.

  1. Cegah konstipasi dengan meningkatkan konsumsi makanan mengandung serat seperti buah dan sayuran serta minum air putih minimal 2 liter sehari.
  2. Tidur  dalam posisi miring, yang bertujuan meningkatkan aliran darah dari pembuluh darah di bawah rahim.
  3. Tinggikan kaki saat tidur dengan cara meletakan bantal atau selimut pada kaki sebagai tumpuan.
  4. Hindari berdiri atau duduk dalam waktu yang lama.
  5. Gunakan teknik mengangkat benda yang benar untuk menghindari mengejan. Atau sebaiknya hindari mengangkat benda berat saat hamil.
  6. Lakukan latihan Kegel, setiap hari
  7. Ketika menggunakan toilet, jangan duduk atau mengejan dalam waktu yang lama dan sebaiknya letakkan pijakan di bawah kaki.
  8. Rendam duduk hangat dapat dilakukan 4-6x/hari selama 15-20 menit, kemudian 1 menit dalarn air dingin (ulangi siklus 2-3x). Tepung jagung atau baking soda yang dimasukkan ke dalam air rendam duduk akan mengurangi gatal, atau tepung jagung dapat digunakan sebagai bedak setelah mandi. Lakukan kompres witch hazel dingin atau es, pada wasir.
  9. Hindari duduk di bantal ‘donat’ yang digelembungkan, yang akan mengganggu sirkulasi darah.
  10. Hindari makanan berbumbu merangsang seperti asam dan pedas yang dapat mengiritasi wasir.

Bila wasir berdarah dan adanya infeksi sebaiknya segera menghubungi Dokter Spesialis  Kebidanan dan Kandungan terdekat di kora tempat tinggal Ibu.

Saran kami segera setelah proses persalinan berlalu, sebaiknya Ibu mengunjungi Dokter Spesialis Bedah Umum untuk berkonsultasi lebihlanjut tentang wasir.

Selain mengikuti saran diatas, selalu kami ingatkan untuk tidak lupa melakukan kontrol rutin berkala perbulan saat kehamilan di Bidan atau ke Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan.

Ungkapkan tentang wasir dan semua keluhan Ibu kepada Dokter. Sehingga Dokter dapat merencanakan dan mempersiapkan proses persalinan yang terbaik untuk Ibu nantinya.

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Biaya operasi Caesar dengan indikasi medis dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan

Biaya Operasi Caesar Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan, Ini Syaratnya

Seperti halnya operasi besar lain, ada beberapa risiko pada persalinan melalui prosedur Caesar. Selain risiko tersebut, mungkin yang juga Anda pertimbangkan adalah biaya operasi Caesar. Namun tenang saja, BPJS Kesehatan menanggung biaya persalinan melalui prosedur Caesar.