Benjolan di anus apakah karena ambeien atau tidak?

R Info Penanya: R
Ass, dok seminggu yang lalu ambien saya kambuh dok, terus uda saya obatin Alahmdulillah sudah tidak terlalu sakit, tapi dok setelah itu tumbuh benjolan di antara dubur dan anus dan di samping ambien saya itu keluar benjolan juga , apa kah itu bisul atau gimna dan cara penanganan nya dok ? terimakasih sebelum nya .
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, R.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Benjolan di anus merupakan suatu kondisi yang sangat tidak nyaman karena mengganggu aktivitas sehari-hari. Terkadang benjolan ini disertai dengan rasa nyeri dan juga gatal. 

Penyebab benjolan di anus

Ada beberapa penyebab munculnya benjolan di anus, yaitu:

  • Ambeien.
  • Kutil anus: benjolan yang disebabkan karena infeksi virus HPV. 
  • Perianal hematoma: benjolan yang muncul karena pecahnya pembuluh darah di daerah anus. 
  • Abses anus: benjolan yang muncul akibta infeksi bakteri di sekitar anus.
  • Molluscum contagiosum: akibat infeksi virus molluscum contagiosum.
  • Kanker anus. 
  • Perianal hidradenitis supurativa.

Terkait dengan gejala yang Anda alami ini, kemungkinan penyebabnya karena salah satu kondisi diatas. Untuk memastikannya, saya sarankan Anda melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter bedah agar dapat diberikan terapi yang tepat. 

Cara mengatasi benjolan di anus

Untuk mengatasi gejala ini, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, yaitu: 

  • Mengkonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.
  • Kompres benjolan dengan kompres dingin.
  • Mengoleskan krim atau petroleum jelly.
  • Duduk dengan bantal berbentuk donat agar benjolan tidak pecah.

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Hematochezia adalah gejala terjadinya pendarahan pada usus, darah bisa keluar sendiri atau bersamaan dengan tinja

Hematochezia, Ketika Tinja Disertai Darah Segar

Hematochezia adalah gejala terjadinya pendarahan pada usus, darah bisa keluar sendiri atau bersamaan dengan tinja. Tinja orang dengan hematochezia tercampur dengan darah sehingga terlihat merah. Jika Anda mengalami hematochezia ada baknya mengunjungi dokter