04 Oct 2020, 13:44Kandungan

Keluar darah dari vagina saat berhubungan intim pertama kali

NM
Info Penanya: NM0
Hallo dokter 2 hari yang lalu saya pertama kalinya melakukan hubungan intim bersama suami saya , apakah dengan keluarnya darah pada bagian vagina saya dan terasa perih saat pipis , apakah menandakan pecahnya perawan saya atau ada penyebab lain yang membuat hal tersebut terjadi
1400 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Sylvia V
(0)
Selamat pagi, NM.Keluarnya darah dari vagina saat melakukan hubungan intim pertama kali paling sering disebabkan oleh robeknya selaput dara (bagian vagina yang sering diidentikkan dengan keperawanan oleh beberapa orang). Proses ini biasanya menimbulkan rasa sedikit nyeri, namun tidak sampai mengganggu aktivitas dan berlarut-larut sampai hitungan minggu.Kemungkinan lainnya adalah hubungan intim tersebut dilakukan bertepatan dengan hari pertama haid Anda. Oleh karena itu, pantaulah dulu bercak darah tersebut, dan apabila berlangsung lebih dari 14 hari, segera periksakan kepada dokter spesialis kandungan.Sedangkan keluhan lain Anda, yaitu rasa nyeri saat buang air kecil bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti:
  • Adanya penekanan pada uretra saat berhubungan intim, yang menimbulkan luka lecet ringan
  • Honeymoon cystitis, yaitu infeksi kandung kemih yang seringkali dialami oleh pasangan baru
  • Batu saluran kemih yang mungkin sudah timbul sejak sebelum pernikahan, namun baru menimbulkan gejala saat ini
  • Kondisi dehidrasi atau kekurangan cairan
Untuk saat ini, beberapa hal yang disarankan untuk dilakukan di rumah adalah:
  • Menjaga kebersihan vagina dengan membasuhnya setiap habis buang air
  • Menggunakan celana dalam yang longgar agar tidak memicu gesekan pada vagina
  • Memilih bahan celana yang menyerap keringat, agar vagina tidak lembab
  • Minum air putih yang cukup, dan menghindari dulu teh, kopi, soda, dan alkohol
Apabila dengan langkah-langkah di atas nyeri berkemih tidak menghilang dan disertai dengan demam atau nyeri pinggang, periksakan kondisi Anda ke dokter spesialis urologi. Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan penunjang seperti laboratorium urine, rontgen BNO, atau USG ginjal. Setelah itu, dokter akan memberikan penanganan yang sesuai. Semoga bermanfaat. Salam sehat,
dr Sylvia
infeksi saluran kemihrobekan himen vagina
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil