26 Dec 2019, 17:34Kulit & Kelamin

Vagina mengeluarkan cairan dan bau yg tidak sedap

AS
Info Penanya: AS0
Saya sudah berhubungan kurang lebih setiap minggu sekali dlm 1 bulan ini. Saya testpack sudah 5 kali hasilnya negatif. saya sudah telat 1 bulan haid.. Akan tetapi vagina saya mengerluakan cairan dan bau yg sangat tidak sedap. Tp hasil tes nya negatif trus.
51157 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Rahmita Dewi
(0)
Selamat malam, AS.Terimakasih atas pertanyaan Anda.Cairan yang keluar dari vagina umumnya berupa keputihan. Keputihan sendiri pada keadaan normal, terdapat pada vagina untuk melembapkan dan melindungi vagina. Namun, terkadang terdapat beberapa kondisi medis yang dapat menyebabkan keputihan menjadi tidak normal. 

Beberapa kondisi tersebut diantaranya adalah :

  • Infeksi jamur
  • Infeksi bakteri (seperti, bacterial vaginosis)
  • Infeksi menular seksual (seperti klamidia, trikomoniasis, gonore)
  • Gangguan atau kelainan pada alat reproduksi lainnya (seperti radang panggul)
Terkait dengan keluhan Anda, cairan berbau yang keluar dari vagina tersebut dapat merupakan salah satu jenis keputihan yang abnormal, khususnya keputihan yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Namun untuk memastikan hal ini perlu diperiksakan secara langsung ke dokter Spesialis Kandungan. Hal ini juga berkaitan dengan keadaan tidak haid pada Anda sedangkan hasil test pack yang Anda lakukan negatif. Sebelum melanjutkan program kehamilan, sebaiknya diperiksakan dan apabila memang ada gangguan, dokter dapat mengobatinya terlebih dahulu. Dokter Kandungan yang memeriksa mungkin akan melakukan prosedur pemeriksaan ultrasonografi untuk melihat keadaan rahim Anda untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya kelainan. Dan apabila memang infeksi bakteri yang menjadi penyebab keluarnya cairan keputihan berbau pada vagina Anda, dokter dapat memberikan terapi antibiotik untuk menanganinya.

Selain itu, Anda juga dapat membantu mengatasi keluhan tersebut dengan beberapa cara berikut :

  • Mengonsumsi makanan kaya probiotik seperti yogurt, tempe ataupun suplemen khusus
  • Mengonsumsi bawang putih
  • Menggunakan celana yang menyeap keringat dan tidak ketat
  • Hindari sabun khusus vagina dan hindari mencuci vagina dnegan cara douching
  • Menyeka vagina dari depan ke belakang
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.Salam sehat,dr. Rahmita Dewi
keputihanorgan intim wanitakesehatan vagina
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil