Kotoran hidung kadang lengket, apa penyebabnya?

NP Info Penanya: NP
Dok maaf agak jorok. Tapi ini berhubungan dg hidung saya. Mau tanya kenapa upil saya kadang2 lengket sekali. Kadang lengket dan kadang tidak. Mohon petunjuk dok. Trims
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang NP,

Kotoran hidung adalah kotoran yang diproduksi ketika ada debu atau benda asing yang akan masuk ke saluran pernapasan tetapi bisa dicegah karena adanya bulu hidung dan lendir di dinding rongga hidung.

Fungsinya bulu hidung sendiri adalah sebagai penyaring.

Fungsinya agar debu dan kotoran lain tidak ikut terbawa sampai ke saluran pernapasan yang lebih dalam yang bisa memicu gangguan saluran pernapasan. 

Kotoran hidung sendiri bisa berubah-ubah baik dari bentuk dan ukuran, ketika mengalami infeksi saluran napas atau adanya iritasi dapat menimbulkan kotoran yang lebih lengket dan basah, tetapi jika pada kondisi udara kering bisa juga memicu kotoran hidung yang kering dan keras.

Untuk membersihkannya dapat dilakukan beberapa cara seperti:

  • Yang utama cuci tangan sebelum menyentuh hidung
  • Bisa gunakan alat bantu seperti cotton bud untuk membersihkan hidung
  • Bersihkan hidung menggunakan larutan saline yang juga berfungsi mencegah infeksi di hidung dan meredakan infeksi

Jika tampak ada kotoran hidung yang lengket, tidak bisa dibersihkan, mudah berdarah maka bisa jadi bukan kotoran biasa tapi bisa disebabkan oleh polip atau adanya pertumbuhan jaringan lunak yang bisa memicu gangguan seperti hidung tersumbat, mimisan dan lainnya. Jika ada kondisi seperti ini maka perlu dilakukan pemeriksaan pada dokter spesialis THT untuk dilakukan penanganan selanjutnya. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Hidung tersumbat pada bayi merupakan keluhan yang dapat membuat bayi mengalami kesulitan menyusui hingga bernapas

4 Kondisi Ini Bisa Menyebabkan Hidung Tersumbat pada Bayi

Hidung tersumbat pada bayi terjadi ketika pembuluh darah dan jaringan dalam rongga hidung tertutup karena terlalu banyak cairan. Kasus ini lebih sering terjadi pada bayi dibawah umur 6 bulan dan mengakibatkan kesulitan dalam menyusui karena tidak dapat bernafas dengan baik melalui hidungnya.