Rasa mengganjal pada tenggorokan, apa penyebabnya?

L Info Penanya: L
Dok...saya mau bertanya di tenggorokan saya seperti ada mengganjal....bila sedang tiduran ataupun bila menundukkan kepala terasa sekali ada yg mengganjalnya.....saya tidak pernah minum minuman yg dingin, bersoda apalagi yg beralkohol....terkadang bila sudah tidak nyaman waktu tiduran seperti ada yg mau dimuntahkan, rasanya seperti ada dahak yg mengganjal tapi saya tidak dalam batuk....Kira-kira apa yg hatus saya lakukan nya...terima kasih dokter...
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi L,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Jika Anda mengalami rasa mengganjal di tenggorokan, bisa saja Anda mengalami sensasi yang di sebut dengan globus pharyngeus. Rasa ini bisa muncul karena kondisi psikis dan dirasakan seperti adanya benjolan, rasa mengganjal, tengang, dll. Dokter akan bisa mendiagnosis kelainan globus jika memang tidak di temukan benjolan pada tenggorokan.

Penyebab lain yang yang dapat menyebabkan tenggorokan mengganjal :

  • GERD (Naiknya asam lambung)
  • Gangguan psikologis dan mood seperti cems dan depresi
  • Peradangan pada faring seperti faringitis atau sinusitis
  • Gangguan atau penyakit tiroid
  • Gangguan koordinasi otot sehingga tidak bisa bergerak dengan baik
  • Lendir yang menumpuk terlalu banyak ditenggorokan

Pengobatan dilakukan berdasarkan penyebabnya, jadi sebaiknya jika Anda mengalami gejala sakit di tenggorokan, kesulitan atau sakit saat menelan, mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, demam, dll sebaiknya periksakan lebih lanjut ke dokter THT untuk dilakukan penanganan lebh lanjut. Jangan lupa untuk selalu minum hangat, bisa di campur dengan jahe dan madu, konsumsi makanan gizi seimbang dan istirahat cukup.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala asal lambung naik yang paling umum terjadi adalah heartburn

Kenali 7 Gejala Asam Lambung Naik agar Bisa Diatasi dengan Tepat

Gejala asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD) bisa ringan dan parah. Mulai dari heartburn, mulut terasa asam, rasa pahit di belakang mulut, kesulitan menelan, hingga batuk-batuk. Meski tidak bisa disembuhkan, GERD bisa dikendalikan agar tak terus mengganggu penderitanya.