Kenapa sakit gigi kemudian bengkak di dagu?

SS Info Penanya: SS, Wanita, 24 Tahun
Dok sya mau brtnya Kan abang sya sakit mulanya skit Gigi krna giginya bolong 2 hri kmudian dibwah dibagian bwah jenggotnya bngkak Kanan Kiri itu knapa yh dok kok bsa bngkak gtu
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang SS,

Sakit gigi adalah salah satu nyeri yang paling sering dialami dan dapat disebabkan oleh gigi yang berlubang, gigi yang retak, adanya abses pada gusi, posisi gigi bungsu yang keluar tidak sempurna hingga polip gigi.

Bila gigi kakak Anda berlubang, dan tidak segera ditangani maka infeksi akan semakin menyebar ke gusi hingga ke jaringan lain di sekitar gusi seperti rahang.

Yang perlu kakak Anda lakukan untuk mengatasi sakit gigi itu sementara waktu adalah :
  1. Sering-sering kumur menggunakan air hangat yang sudah dicampur dengan garam, lakukan minimal 4 kali dalam sehari.
  2. Kompres bagian yang bengkak menggunakan es batu.
  3. Minum paracetamol untuk meredakan nyeri sesaat.
  4. Hindari makanan yang keras seperti gorengan.
  5. Perbanyak minum air putih.
  6. Letakkan cincangan bawang putih pada gigi yang berlubang selama beberapa menit.
  7. Berkumur menggunakan air rebusan daun jambu juga dapat membantu meredakan nyeri gigi.

Namun yang utama yang perlu kakak Anda lakukan adalah periksa ke dokter gigi, agar gigi yang berlubang bisa segera dibersihkan dan ditambal. Dokter gigi juga akan meresepkan obat antibiotik dan obat radang untuk mengurangi pembengkakannya. Segera periksa ke dokter gigi agar infeksi tidak menyebar semakin meluas.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Prosedur cabut gigi baru akan dilakukan jika seseorang mengalami kondisi seperti gigi berlubang dan sarafnya mati, susunan gigi berantakan, berisiko infeksi, atau terdapat penyakit gusi.

Sebelum Cabut Gigi, Kenali Dulu Prosesnya dari Awal Hingga Akhir

Cabut gigi adalah prosedur pencabutan gigi menggunakan alat oleh dokter gigi. Tindakan ini dapat dilakukan jika gigi berlubang, berantakan, atau sarafnya mati.