Terkait OTG (Orang Tanpa Gejala) dan test COVID-19

PW Info Penanya: PW, Wanita, 28 Tahun
Dok saya ingin melakukan test covid, krn kakak sepupu saya meninggal terjangkit covid, dan saya memiliki bayi. Papa mertua dan abang ipar sempat menjenguk ybs, dan kamipun satu rumah. Utk saat ini tdk ada gejala2 dok..
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, PWA.

COVID-19 atau Corona Virus Disease 2019 adalah penyakit infeksi baru yang disebabkan oleh Coronavirus tipe SARS-CoV-2. Sampai hari ini, penyakit ini sudah menyebar hampir ke seluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan data per tanggal 7 April 2020 pukul 16.11 WIB, di Indonesia telah ada 2738 kasus konfirmasi dengan 221 di antaranya meninggal dunia.

Terkait tes COVID-19 sendiri, saat ini ada dua metode yang dilakukan yaitu RT PCR dan rapid test. Seseorang akan dikatakan tidak terkena COVID-19 apabila dua kali pemeriksaan RT PCR atau rapid test negatif secara berturut-turut. 

Sehubungan dengan kondisi Anda, ketika seseorang meninggal dunia karena COVID-19, akan dilakukan penelusuran kontak terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat, misalnya orang yang tinggal dalam satu rumah atau orang yang mengunjungi orang tersebut di fasilitas kesehatan. Kontak tersebut lalu akan didatangi oleh petugas surveillans untuk menanyakan beberapa hal yang penting untuk pendataan. Kontak erat tersebut disebut dengan OTG atau Orang Tanpa Gejala. Dalam kasus Anda, ayah mertua, ipar, dan Anda termasuk ke dalam OTG.

Setelah pendataan OTG, dalam waktu 1x24 jam biasanya akan disampaikan ke Dinas Kesehatan setempat terkait pemantauan orang tersebut. Mereka lalu akan diedukasi untuk melakukan isolasi di rumah selama 14 hari. Dalam 14 hari, jika mengalami gejala seperti demam, batuk, pilek, atau sesak, dihimbau untuk tidak langsung serta-merta datang ke rumah sakit. Jika gejala ringan, lanjutkan isolasi di rumah. Jika gejala sedang bisa berobat ke rumah sakit darurat, dan gejala berat ke rumah sakit rujukan.

Sebagai langkah pencegahan, jangan lupa untuk selalu mencuci tangan di bawah air mengalir minimal 20 detik. Konsumsi makanan bergizi, minum air putih yang cukup, tidur teratur, dan rutin berolahraga juga membantu menjaga kekebalan tubuh.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Untuk mencegah infeksi selama kehamilan, selalu jaga kebersihan diri anda, dan hindari area endemik infeksi.

Waspadai Infeksi-infeksi Ini Selama Masa Kehamilan

Salah satu kondisi yang paling ditakutkan selama kehamilan adalah infeksi. Hal itu disebabkan efek dari infeksi dapat memengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Beberapa infeksi virus yang dapat menyerang ibu hamil adalah klamidia, herpes, zika, dan rubella. Untuk pencegahannya, Anda disarankan untuk menghindari area endemik infeksi, selalu menggunakan kondom saat berhubungan seksual, dan menjaga kebersihan.