Kenapa saya terlambat haid tapi testpack negatif?

TM Info Penanya: TM, Wanita, 1 Tahun
Assalamualaikum dok, mau nanya dok saya udah telat haid 2 minggu tapi tidak ada tanda2 ataupun gejala hamil dok saya juga sudah 3 kali tespek tapi hasilnya negatif terus itu kira-kira kenapa yah dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, TM.

Menstruasi atau haid adalah keluarnya darah dari vagina. Darah tersebut berasal dari dinding rahim yang menebal, yang seharusnya dipersiapkan untuk bakal janin ketika terjadi pembuahan. Tetapi, apabila sel telur tidak dibuahi, dinding rahim tersebut akan meluruh dan keluar dari liang vagina, selama 3-8 hari.

Pada seorang wanita yang sehat, haid seharusnya datang teratur setiap 21-35 hari, bervariasi setiap wanita. Terlambat haid menandakan ada sesuatu yang berbeda atau tidak normal pada tubuh. Misalnya, terjadi kehamilan, penggunaan kontrasepsi hormonal, obesitas, stres yang berlebihan, PCOS, atau gangguan tiroid.

Terkait pertanyaan Anda, apabila Anda mengalami terlambat haid tetapi testpack negatif, bisa saja disebabkan oleh hal-hal lainnya. Anda dapat melakukan testpack ulang satu minggu ke depan apabila haid tak kunjung datang, atau berkonsultasi ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk melakukan USG.

Jangan lupa untuk selalu menerapkan pola hidup sehat agar hormon dapat seimbang dan haid senantiasa lancar, yaitu:

  • Mengonsumsi sayur dan buah-buahan yang cukup
  • Mengonsumsi protein yang cukup, seperti telur dan ayam
  • Hindari stres yang berlebihan
  • Tidur teratur dan tidak begadang
  • Rutin berolahraga

Terima kasih, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala umum pada kanker ovarium adalah perut kembung.

10 Gejala Kanker Ovarium yang Sering Tak Disadari

Gejala kanker ovarium seringkali tidak disadari oleh wanita, hingga menyebabkan kondisi tersebut semakin gawat. Namun, ada beberapa gejala kanker ovarium yang dapat dirasakan secara umum seperti perut kembung, nyeri perut, siklus menstruasi yang abnormal hingga sakits saat behubungan seksual.