Terasa nyeri di ibu jari, apakah merupakan gejala trigger finger?

SR Info Penanya: SR, Pria, 19 Tahun
Selamat siang Dokter,Ibu jari tangan nyeri tiba-tiba di sebelah kiri ketika bangun tidur 1 bulan lalu. Saya gunakan koyo dan diurut pelan, lalu sembuh. Namun 1 minggu kemudian sakitnya datang lagi. Tetapi beda tempat, namun masih area sama agak keatas. Saya diamkan saja karna difikir akan sembuh sendiri. Akan tetapi sudah mau 1 bulan lebih sakitnya tidak hilang. Ini menyulitkan ketika ingin pakai celana, menguncir rambut, dan mengetik HP dengan jempol. Karena tidak bisa bergerak dengan sempurna. Saya cek di Google sepertinya ini kena trigger finger. Mohon bantuannya ya Dokter. Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam sehat Ibu SRM,

Sakit dan bengkak pada jari umumnya disebabkan karena radang dan infeksi karena kuman, jamur dan bakteri. Penyebab lain adalah trauma yang menyebabkan luka pada jaringan, keseleo atau patah tulang. Jadi belum tentu juga merupakan Trigger Finger. Sekalian kami sampaikan informasi tentang Trigger Finger.

Penyebab Trigger Finger  adalah :

  • Gerakan berulang atau penggunaan jari secara terus menerus dan dipaksakan

 

Faktor resiko terjadinya  Trigger Finger adalah :

  • Umumnya muncul di usia 40 dan 60 tahun
  • Wanita lebih sering daripada Pria
  • Sering pada penderita kencing manis (Diabetes), musikus, pekerja pabrik, dan orang yang bekerja sering menggunakan jari-jarinya


Gejala Trigger Finger adalah :

    • Terasa sakit saat menggerakan dan meluruskan jari, lebih sakit saat jari  diam dan sakit berkurang saat jari digerakkan
    • Kekakuan jari terutama di pagi hari
    • Nyeri atau benjolan di pangkal jari atau jempol (Nodul)
    • Sakit timbul saat jari di gerakan
    • Jari yang kaku sulit diluruskan
    • Gejala sakit awalnya ringan, dan akan bertambah berat seiring waktu
    • Jari terasa bengkak, kaku dan nyeri
    • Mungkin timbul nodul atau benjolan di sendi telapak tangan
    • Jari bengkok dan tidak dapat digerakan

 

Sakit pada jari bertambah buruk :

  • Di pagi hari
  • Ketika  memegang sesuatu dengan kuat
  • Ketika  mencoba meluruskan jari Anda

 

Sebaiknya kunjungi Dokter Ortopedi (SpOT) atau Dokter Bedah (SpB) untuk berkonsultasi lebih lanjut. Lebih cepat lebih baik untuk penanganan yang tepat untuk keluhan yang Ibu alami

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Seperti pemeriksaan medis pada umumnya, tes laju endap darah mesti dilakukan di rumah sakit maupun klinik

Apa Saja yang Bisa Diketahui Dari Tes Laju Endap Darah?

Tes laju endap darah tidak bisa digunakan untuk mendiagnosis suatu penyakit yang spesifik. Tetapi hasil tes ini bisa membantu untuk mengetahui ada tidaknya peradangan pada tubuh Anda. Berdasarkan hasil pemeriksaan darah tersebut, dokter dapat menyarankan Anda guna melakukan tes-tes lanjutan demi mendapat diagnosis yang tepat.