terapi pada diabetes dengan kadar Hba1c tinggi

AM Info Penanya: AM, Pria, 59 Tahun
Apa obat mengatasi insulin pd diabetes melitus skrng hasil lab saya 9.8
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi AM,

Diagnosis diabetes bisa ditegakkan melalui keluhan dan berdasarkan pada pengukuran tingkat HbA1C (Glycated Hemoglobin atau Glycosylated Hemoglobin), kadar gula darah puasa, atau tes toleransi glukosa oral. HbA1C menggambarkan gula darah rata- rata pasien jangka panjang selama 2-3 bulan. Pemeriksaan HbA1C secara rutin dapat menggambarkan bagaimana kontrol gula darah pasien hingga berguna dalam penanganan untuk sebisa mungkin mengurangi komplikasi.

Pada tahun 2006, Perkumpulan Endokrinologi Indonesia ( PERKENI ) mengkategorikan hasil pemeriksaan Laboratorium kadar HbA1C menjadi 3 variabel, yakni kontrol gula darah baik ( kadar HbA1C < 6,5% ), control gula darah sedang (kadar HbA1C 6,5% - 8 % ), dan control gula darah buruk ( kadar HbA1C ≥ 8% ).

Bila benar kadar HbA1C Anda 9,8 berarti Anda termasuk kategori control gula darah yang buruk.

Yang selanjutnya perlu Anda lakukan adalah, langsung berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam mengenai pengobatan gula darah yang tepat.

Beberapa jenis pengobatan gula darah adalah dengan meminm obat dan bisa juga dengan menyuntikkan insulin.

Tips ini mungkin dapat membantu untuk mengontrol gula darah Anda:

  1. Menjaga kadar gula darah Anda agar tetap stabil dengan melakukan diet diabetes
  2. melakukan olahraga rutin setiap hari
  3. Kelola stres dengan baik
  4. Minta dukungan dari orang terdekat untuk menjalani pengobatan diabetes

Salam sehat,

dr. Airin Que

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Selain asuransi kesehatan, penting bagi Anda untuk memiliki asuransi penyakit kritis

Tak Hanya Asuransi Kesehatan, Ini Pentingnya Asuransi Penyakit Kritis

Siapa yang tidak ingin memiliki jiwa dan raga yang sehat? Semua orang tentulah ingin memilikinya. Namun sebagai manusia, kita tidak bisa terus-menerus sehat setiap waktu. Bagaimana jika suatu saat kita terserang penyakit kritis? Apa yang harus dilakukan?