Terapi ERP untuk Pure O OCD

SP Info Penanya: SP, Pria, 24 Tahun
Hi Dok, besok sy akan ke kedokteran jiwa di RS. Blm diagnosa, tp punya gejala pure o ocd parahnya sebulan terakhir. Sbelumny mncari informasi internet dan saran pacar mahasiswi psikologi. Gangguan yg dialami muncul obsesi imajinasi telanjang orang2 yg tdk diinginkan, kmudian membuat kompulsif mengulang2 aktivitas berjam2 sampai pemikirannya hilang. Sy merasa pekerjaan terkontaminasi, bersalah, & jijik. CBT ERP itu kita menerima, tapi bagaimana? Saya ingin hidup normal dan percaya ada harapan :')
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang SP,

OCD atau Obsessive Compulsive Disorder adalah masalah kejiwaan dimana penderitanya memiliki perilaku obsesif atau kepikiran berulang bisa cemas, perasaan tidak nyaman ataupun hal lain yang tidak dinginkan atau tidak masuk akal sehingga bisa mendorong pada perilaku kompulsif yaitu melakukan sesuai akibat pikiran obsesif tersebut. 

Isitilah pure O sendiri pada sebuah penelitian memperlihatkan bahwa jenis ini atau istilah pure O OCD sendiri bisa tidak tepat, karena pikiran obsesi ini bisa berkaitan dengan kompulsif secara mental untuk mencari kepastian dari pikirannya tersebut sehingga tidak benar-benar pure Obsesif tanpa ada perilakuka kompulsif.

Untuk itu perlu dilakukan wawancara psikiatri oleh dokter spesialis jiwa atau psikiater agar memastikan kondisi yang dialami. Penanganan nanti apabila terdiagnosa sebagai OCD bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti:

  • Dilakukan konseling
  • Dilakukan psikoterapi salah satunya bisa dilakukan terapi perilaku kognitif atau CBT, bisa juga dilakukan pemaparan kondisi untuk melatih respon pencegahan dari paparan kondisi tersebut atau istilahnya exposure and response prevention atau ERP
  • Pemberian medikasi ataupun pengobatan
  • Perlu bisa melakukan relaksasi dan kendalikan rasa cemas
  • Bisa alihkan pikiran dengan kegiatan lain 
  • Terapkan gaya hidup yang sehat

Jadi bisa segera periksakan pada psikiater agar bisa dipastikan kondisinya dan dilakukan penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda. Jangan ragu untuk berbagi cerita dan meminta bantuan pada orang lain untuk meringankan beban ataupun penyesuaian dengan kondisi yang dialami. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Salah satu perbedaan psikolog dan psikiater adalah dalam cara menangani pasien

Sudah Tahu Perbedaan Psikolog dan Psikiater?

Gangguan psikologis perlu untuk segera ditangani karena berdampak pada kehidupan sehari-hari penderitanya. Salah satu caranya adalah dengan mengunjungi psikolog atau psikiater. Namun, perbedaan psikolog dan psikiater tidak hanya sekedar dari wewenang pemberian resep obat saja.