Apakah bersentuhan atau menggesekan organ intim dapat menyebabkan hamil?

P Info Penanya: P
Dok saya mau tanya, apakah jika penis laki2 hanya saling bersentuhan secara langsung ke miss v si cewek, dan miss v cewek itu saat disentuh itu seperti basah.., apakah dengan tanpa dimasukan ke miss v nya si cewek itu bisa hamil? Terimakasih dok..minta tolong dijawa ya dok.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang P,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Dalam istilah medis kegiatan yang Anda lakukan bisa di sebut dengan petting. Petting adalah sebutan untuk salah satu bagian dari foreplay sebelum melakukan hubungan seksual. Salah satu tindakan petting yang sering dilakukan adalah menggesek-gesekan kelamin (penis dan vagina), membelai payudara atau putting wanita, mencium, merangsang vagina dan klitoris dengan sentuhan, oral seks, dan membantu pria ejakulasi dengan tangan wanita.

Petting dapat menyebabkan kehamilan tergantung sejauh mana petting yang Anda lakukan. Semakin Anda melakukan petting di dekat liang vagina, akan meningkatkan resiko terjadi kehamilan karena meningkatkan peluang sperma bisa masuk ke dalam vagina dan bertemu dengan sel telur sehingga terjadi kehamilan.

Selagi petting tidak dilakukan dekat dengan vagina, maka kemungkinan untuk hamil kecil atau hampir tidak ada. Berkaitan dengan petting yang Anda lakukan, kemungkinan untuk hamilnya tidak ada jika Anda tidak mengeluarkan sperma didekat vagina. Selain berisiko terjadinya kehamilan petting juga dapat menyebabkan penyakit menulat seksual.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Alokasikan waktu untuk berbagi kasih, sebagai cara meningkatkan keintiman emosional dalam hubungan

Hubungan Asmara Mulai Hambar? Terapkan Cara Meningkatkan Keintiman Emosional Ini

Hubungan asmara dan pernikahan, ada kalanya mengalami penurunan keintiman emosional. Untuk menyelamatkan hubungan yang kian hambar, ada beberapa cara meningkatkan keintiman emosional yang bisa dilakukan. Berkonsultasi dengan konselor pernikahan, menjadi salah satunya.