Kenapa sudah berhenti KB suntik tapi belum haid?

YY Info Penanya: YY, Wanita, 1 Tahun
Berhenti suntik kb januari.sampai sekarang belom haid juga.payudara sakit kalau di sentuh.sering buang air kecil.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang YY,

Terimakasih atas pertanyaan Anda di SehatQ.

Suntik KB adalah salah satu metode kontrasepsi yang biasa digunakan untuk menunda kehamilan. Suntik KB merupakan kontrasepsi hormonal yang mengandung hormon progestin, hal ini dapat menghentikan wanita berovulasi. Efek samping KB suntik adalah membuat siklus menstruasi menjadi tidak teratur. Setelah KB suntik dihentikan siklus menstruasi tidak dapat langsung normal, dibutuhkan waktu beberapa bulan hingga setahun untuk bisa menstruasi kembali. Namun tentunya berbeda-beda juga tiap masing-masing individu.

Namun selain karena KB suntik ada beberapa kondisi yang menyebabkan menstruasi terlambat diantaranya kehamilan, menyusui, menopause, obesitas dan penurunan berat badan secara drastis, stress karena kelelahan dan aktivitas berat, penggunaan obat dan jamu tertentu, masalah medis seperti PCOS, penyakit tiroid, gangguan hormonal dll.

Jangan lupa kelola stress dan cemas Anda dengan baik, biasakan untuk menjaga pola hidup sehat, istirahat cukup, olahraga teratur, menjaga berat badan ideal, dan jangan terlalu kelelahan agar siklus menstruasi Anda kembali lancar

Namun jika setelah lepas KB suntik Anda aktif berhubungan intim dan curiga hamil, saya sarankan untuk melakukan testpack. Apabila Anda tidak hamil dan tidak kunjung menstruasi, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut ke dokter kandungan.

Semoga bermanfaat,

Salam sehat,

dr. Aisyah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Alat kontrasepsi kondom dipercaya mampu menghambat risiko penularan vaginosis bakteri.

Penggunaan Alat Kontrasepsi Ini Tingkatkan Risiko Vaginosis Bakteri

Salah satu faktor penyebab dari vaginosis bakterial adalah penggunaan alat kontrasepsi seperti kondom dan pil kontrasepsi. Vaginosis bakteri ini dapat meningkatkan risiko utama keputihan pada wanita yang sedang dalam masa subur.