Apakah buah zakar kendur dikatakan normal?

FJ Info Penanya: FJ, Pria, 1 Tahun
Selamat malam dok Dok mau tanya ,kalo buah zakar kita kendor atau turun ke bawah apakah bisa disembuhkan?Terus apakah itu bisa nurun ke anak kita juga? Mohon jawabannya dok.. Terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang, FJ.

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Buah zakar atau dalam istilah medis sering disebut dengan testis adalah organ reproduksi pria yang berbentuk oval yang digantung oleh sebuah struktur seperti tali bernama spermatik cord, serta dibungkus oleh kulit yang disebut dengan skrotum. Testis mempunyai fungsi utama memproduksi sperma dan hormon androgen. 

Secara normal, testis sebelah kiri memng terletak lebih rendah dari testis sebelah kanan. Selain itu, untuk melindungi testis dan kualistas sperma yang dihasilkan, secara otomatis testis bisa naik dan turun. Pada kondisi suhu dingin, skrotum sedikit tertarik ke perut sehingga testis dekat dengan perut agar suhu pada testis tetap hangat dan sperma tidak rusak. Jika dalam kondisi suhu panas, maka skrotum mengendur agar testis menjauhi perut untuk menyesuaikan suhu. 

Adapun pembesaran testis yang tidak normal diantaranya adalah:

Terkait dengan pertanyaan Anda, seiring dengan bertambahnya usia kadar kolagen dalam tubuh juga menurun, sehingga lapisan kulit (demis) pada skrotum pun menipis hal ini dapat mengangibatkan efek tampak kendur pada testis. Bisa juga disebabkan karena mekanisme normal testis yang telah dijelaskan ataupun penyebab lainnya. Jika testis dirasa nyeri atau membengkak, segera periksakan ke dokter spesialis urolgi terdekat agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang yang sesuai sehingga mendapatkan penatalaksaan yang tepat.

Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala vaginitis akibat vaginosis bakteri yang khas adalah keputihan yang tipis dan berbau tidak sedap

Kenali Peradangan Vagina akibat Vaginosis Bakteri Ini

Vaginitis dapat terjadi pada setiap wanita dan membuat area kewanitaan Anda terasa tidak nyaman. Penyebab paling umum dari vaginitis adalah vaginosis bakteri. Gejala vaginitis akibat vaginosis bakteri yang khas, yaitu keputihan yang tipis, berwarna abu-abu atau putih susu, bau menyengat yang tak sedap. Penggunaan sabun beraroma dapat meningkatkan risiko wanita terkena vanginosis bakteri hingga menyebabkan terjadinya vaginitis.