Lendir di tenggorokan dan sering sendawa, kenapa?

FP Info Penanya: FP, Pria, 1 Tahun
Dok sudah dua hari saya mengalami tenggorokan atas serasa ada lendir yg mengganjal. Saya sering bersendawa. Apa kah karena asam lambung atau virus? Mulut juga terasa pait
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, FP.

Tenggorokan memproduksi lendir sebagai salah satu mekanisme pertahanan tubuh. Apabila ada benda asing yang masuk ke tenggorokan, lendir akan menangkap benda asing tersebut. 

Pada kasus Anda, lendir di tenggorokan yang sering disertai sendawa, bisa disebabkan oleh beberapa penyebab, di antaranya:

  • Infeksi saluran pernapasan atas, bisa disebabkan karena virus, bakteri, ataupun alergi
  • GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), adalah ketika asam lambung naik ke tenggorokan
  • Mengonsumsi makanan yang tinggi gas, seperti kol, kembang kol, atau brokoli; disertai dengan makanan yang pedas atau berminyak yang memicu produksi lendir
  • Aerophagia atau tertelan udara, misalnya pada saat berbicara, berteriak, atau tertawa 

Anda dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Mengonsumsi makanan bergizi
  • Minum air rebusan jahe hangat atau madu dapat membantu, apabila kondisi Anda disebabkan oleh infeksi pernapasan
  • Menghindari makanan-makanan pedas dan terlalu berminyak
  • Minum air putih yang cukup
  • Istirahat rutin, untuk menjaga sistem kekebalan tubuh

Apabila kondisi Anda tidak membaik, Anda juga bisa berkonsultasi langsung kepada dokter spesialis penyakit dalam. Dokter akan melakukan pemeriksaan, kemudian memberikan penanganan yang tepat dan sesuai untuk Anda.

 

Terima kasih telah bertanya di forum SehatQ, semoga apa yang disampaikan bermanfaat ya.

Salam sehat,
dr. Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gejala asal lambung naik yang paling umum terjadi adalah heartburn

Kenali 7 Gejala Asam Lambung Naik agar Bisa Diatasi dengan Tepat

Gejala asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD) bisa ringan dan parah. Mulai dari heartburn, mulut terasa asam, rasa pahit di belakang mulut, kesulitan menelan, hingga batuk-batuk. Meski tidak bisa disembuhkan, GERD bisa dikendalikan agar tak terus mengganggu penderitanya.