Telat suntik kb apakah bisa hami?

NT Info Penanya: NT, Wanita, 41 Tahun
Dok saya mw nanyak nih dok, saya kan suntik kb 3 nln kan dok, akhir suntik nya tgl 3 dok, trus aq gk suntik dok karna kluar bercak darah, pas di tgl 8 mlm nya dok saya berhubungan dok, pagi nya saya minum obat kb, pas di tgl 10 saya baru suntik lg tp yg 1 bln, apa bisa hamil dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi NT,

Suntik KB adalah salah satu metode kontrasepsi yang banyak digunakan untuk mencegah kehamilan, dimana terdapat metode KB suntik 1 bulan ataupun KB suntik 3 bulan. Untuk memberikan perlindungan yang optimal maka perlu dilakukan penyuntikan sesuai jadwal.

Apabila mengalami terlambat suntik dan sudah melakukan hubungan disertai adanya ejakulasi di dalam ataupun hubungan tanpa kontrasepsi buatan maka kemungkinan untuk hamil tetap ada meskipun kecil, karena seringkali KB suntik perlu waktu untuk bisa kembali subur terutama jika sudah menggunakan KB suntik beberapa kali. Dan jika sudah menggunakan kontrasepsi darurat setelahnya maka kehamilan bisa dicegah.

Untuk pastinya bisa dilakukan pemeriksaan awal kehamilan dengan testpack jika terlambat haid di bulan berikutnya. Untuk itu perlu diperhatikan jadwal penyuntikan KB agar tidak terlambat sehingga bisa memberikan perlindungan yang optimal, dan jika terlambat gunakan kontrasepsi tambahan seperti kondom. Jika memang masih akan menunda dalam waktu lama ada baiknya bisa memilih metode kontrasepsi lain untuk mencegah lupa, tetapi perlu juga perhatikan kelebihan dan kekurangan masing-masing metode kontrasepsi agar sesuai dengan kebutuhan Anda. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Susah orgasme pada wanita dapat berdampak pada hubungan seksual dengan pasangan

Tidak Hanya Pria, Susah Orgasme Juga Bisa Melanda Wanita

Masalah susah orgasme tidak hanya dialami oleh kaum Adam saja, faktanya, kaum Hawa juga dapat merasakan susah orgasme. Susah orgasme atau anorgasmia bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti fisik, psikologis, dan hubungan dengan pasangan.