Apakah penyebab tidak menstruasi selama 3 tauhun?

AN Info Penanya: AN, Wanita, 16 Tahun
Selamat Malam dok, Dok mau tanya, saya sudah 3 tahun telat datang bulan, semenjak 4 kali terkena penyakit tipes setelah itu saya ngak menstruasi sampai 3 tahun sekarang ini, selama itu penglihatan saya selalu kunang-kunang dan sedikit pusing, dan umur saya 16 tahun. jadi menurut dokter bagaimana keadaan saya, apakah ada hubungannya telat datang bulan dengan penyakit tipes dan pengliatan kunang-kunang?terima kasih dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam AN.

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Menstruasi adalah keadaan normal yang dialami setiap wanita. Siklus menstruasi secara normal terjadi setiap 21-35 hari, rata-rata wanita mengalami siklus 28 hari. Siklus menstruasi sangat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti hormon pada wanita, stres, status gizi seseorang (terlalu gemuk/terlalu kurus), kelelahan, atau bahkan adanya penyakit pada organ reproduksi wanita.

Keadaan tidak menstruasi selama 3 bulan berturut-turut dalam istilah medis disebut dengan amenorea. Selain tidak menstruasi selama lebih dari 3 bulan berturut-turut, gejala lain yang muncul pada amenore yaitu sakit kepala, rambut rontok, jerawat, nyeri pada panggul, bahkan bisa menyebabkan gangguan penglihatan.

Berdasarkan penyebabnya, amenorea dibedakan menjadi:

  • Amenorea primer, yaitu keadaan dimana siklus menstruasi tidak kunjung datang pada perempuan sampai dengan usia 15 atau 16 tahun. Beberapa penyebab dari amenorea primer ini seperti berat badan yang terlalu kurus, adanya masalah genetik, adanya kelainan pada organ reproduksi, dan sebaginya. 
  • Amenorea sekunder, yaitu keadaan dimana seseorang tidak menstruasi selama 3 bulan atau 90 hari secara berturut-turut. Beberapa penyebab dari amenorea sekunder ini diantaranya adalah adanya perubahan hormon, adanya kehamilan, penggunaan kontrasepsi, status gizi seseorang, stres, dan lain sebagainya.

Terkait dengan keluhan Anda, sebaiknya segera sampaikan kepada orang tua Anda agar bisa melakukan kunjungan ke dokter spesialis kandungan untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang diperlukan, agar mendapatkan tatalaksana dan terapi yang tepat.

Tindakan yang bisa Anda lakukan adalah tetap mengonsumsi makanan bergizi siembang, lakukan olahraga ringan agar badan tetap bugar, cukupi kebutuhan cairan harian, hindari stres, dan istirahat cukup. 

Semoga bermanfaat,

 

Salam sehat,

dr. Dian

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Proses pembentukan sel telur atau oogenesis terjadi di dalam kelenjar reproduksi

Proses Pembentukan Sel Telur, Apa yang Terjadi Jika Tidak Dibuahi?

Proses pembentukan sel telur atau oogenesis terjadi di dalam kelenjar reproduksi. Setelah proses pembentukan sel telur tuntas dan memasuki masa ovulasi, pembuahan bisa terjadi.