logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
Forum
Kandungan

Dari bulan februari tidak berhubungan intim, tapi terlambat haid

14 Okt 2020, 01:54

BW

Info Penanya: BW

jadi saya berhubungan dok dengan suami saya, bulan februari lalu april mens dan juni juga mens. tapi setelah bulan juni sampek oktober tidak kunjung haid lagi, apakah bisa hamil? padahal terakhir bulan feb berhubungannya. mohon penjelasannya dok

Dilihat 8145

0 Komentar

SehatQ Logo

Dijawab oleh dr. Sylvia V

(2)

Selamat malam, BW.

Apabila setelah bulan Juni (haid terakhir) Anda tidak pernah melakukan hubungan intim dan aktivitas seksual apapun, maka keterlambatan haid Anda selama empat bulan ini bukan karena kehamilan. Penyebab terlambat haid sangatlah bervariasi, mulai dari penyakit tertentu, konsumsi obat golongan kortikosteroid, pola makan yang tidak sehat, kelelahan, hingga stres.

Tetapi, yang perlu diperhatikan saat ini adalah, mengapa Anda tidak melakukan hubungan intim selama delapan bulan berturut-turut? Idealnya, pasangan suami istri melakukan hubungan intim secara rutin 2-3 kali seminggu. Karena, salah satu indikator kesehatan hubungan pernikahan adalah seks, dan sudah banyak studi yang membuktikan bahwa seks secara rutin dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental.

Apabila hal ini disebabkan karena Anda memiliki masalah dengan suami, sebaiknya komunikasikan hal tersebut secara baik-baik. Sedangkan apabila timbul rasa jenuh atau bosan, Anda juga dapat melakukan variasi dan eksplorasi pada kehidupan seksual Anda, seperti mencoba posisi baru, mengatur suasana kamar menjadi berbeda, atau menggunakan alat bantu seks atas persetujuan bersama. 

Lalu, apabila Anda tidak melakukan seks karena takut akan adanya kehamilan, Anda dapat membicarakan dengan suami untuk menggunakan alat kontrasepsi seperti kondom, pil, atau suntik. Masing-masing kontrasepsi memiliki keuntungan, kerugian, dan jangka waktu pakai yang berbeda. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat berkonsultasi terkait kontrasepsi (dan terkait penyebab keterlambatan haid) ke dokter spesialis kandungan. Semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr Sylvia

hamiltips seksmanfaat hubungan seks

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Beri Komentar

Butuh beberapa saat untuk menampilkan komentarmu.

Diskusi Terkait di Forum

Article Terkait

Advertisement

logo-sehatq
    FacebookTwitterInstagramYoutubeLinkedin

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Perusahaan

Dukungan

Butuh Bantuan?

Jam operasional:
07:00 - 20:00 WIB

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved