Telat haid apa boleh perut diurut?

N0 Info Penanya: N0, Wanita, 1 Tahun
Dok mau tanya umur aku 18th aku terakhir haid 19 juli, dan sampe sekarang belum haid, dan perut bagian bawah kerasa kram karna kemarin habis diurut, itu kira2 kenapa ya dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi N,

Menstruasi adalah keluarnya darah dari rahim akibat tidak adanya proses pembuahan antara sperma dengan sel telur. Letak rahim di dalam perut adalah di belakang kantong kemih, sehingga tindakan melakukan pijat perut untuk melancarkan haid dari segi medis tidaklah bermanfaat karena dari segi letaknya saja tidak memungkinkan untung dijangkau.

Namun terlambat haid bisa saja karena faktor kelelahan atau stres, sehingga bila tubuh dipijat maka akan memberikan rasa nyaman ke badan dan melepaskan hormon endorfin yang bisa merelaksasi tubuh, sehingga mungkin saja akan mempengaruhi haidnya dan menjadi haid.

Sebelumnya Anda ada riwayat berhubungan seksual atau tidak? Bila sudah berhubungan seksual terlebih melakukannya di masa subur, maka Anda perlu melakukan tes pack untuk memastikan sedang hamil atau tidak. Namun bila Anda belum berhubungan seksual, maka penyebab terlambat haid bisa karena kelelahan, kurangnya asupan nutrisi, faktor sedang banyak pikiran atau masalah, dll.

Bila tidak hamil maka banyak makan sayur dan buah, olahraga secara rutin 30 menit setiap hari, jangan bergadang dan tidur yang teratur agar haid kembali lancar. Kompres dengan air hangat bagian perut yang kram atau bila nyerinya mengganggu, Anda bisa minum paracetamol untuk meredakannya.

Periksakan diri ke dokter kandungan untuk USG bila nantinya sampai 3 bulan Anda belum juga haid dan tidak sedang hamil.

Salam sehat,

dr. Vina

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Fight or flight adalah mekanisme respons tubuh saat menghadapi stres – dengan memilih antara melawan (flight) atau lari (flight)

Mengenal Mekanisme Fight or Flight Sebagai Respons Diri Terhadap Bahaya

Fight or flight adalah respons tubuh saat menghadapi bahaya yang membuat kita memilih antara melawan (fight) atau berlari (flight). Tubuh yang mendeteksi ancaman akan membuat perubahan hormon dan fisiologis sehingga kita pun berpikir cepat untuk mempertahankan diri.