Tekanan mental karena broken home, apa yang harus dilakukan ?

KD Info Penanya: KD, Pria, 16 Tahun
halo dok, saya ingin bertanya, saya saat ini sedang berumur 16 tahun, tetapi sejak saya kecil orang tua saya sering berkelahi di depan saya,dan melampiaskannya ke saya, saya sering berpikiran ingin bunuh diri, menyakiti diri sendiri, disekolah pada saat sd saya sering di bully dok, smp pun juga, saya tidak tau dok harus apa yang saya lakukan, entah kenapa ini sangat mengganggu mental saya dok, karena saya broken home, apa seharusnya saya lakukan dok?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, KDA.

Tekanan mental adalah salah satu dampak yang dapat ditimbulkan dari keaadan keluarga yang mengalami perpecahan atau yang biasa disebut dengan broken home. Keadaan broken home umumnya membuat kondisi keluarga menjadi tidak utuh lagi karena adanya keterputusan struktur peran anggota keluarga tertentu. Broken home sendiri dapat terjadi karena adanya perceraian, salah satu orang tua yang meninggal dunia, salah satu orang tua yang meninggalkan rumah, atau yang tidak lagi memberikan kasih sayang pada pasangan dan anak.

Adapun dampak dari keadaan keluarga broken home pada anak, diantaranya adalah :

  • adanya perasan sedih mendalam yang berkepanjangan
  • adanya perasaan bersalah
  • membentuk pribadi yang lebih posesif
  • menjadi sulit untuk mempercayai orang lain
  • merasa kehilangan kasih sayang
  • kehilangan identitas diri
  • adanya rasa trauma untuk menjalani hubungan dengan orang lain

Mengenai keluhan Anda yang telah berkembang pada keadaan menyakiti diri sendiri yang disertai adanya pemikiran untuk bunuh diri, sudah membutuhkan perhatian khusus karena dapat merupakan gangguan mental depresi dengan kondisi yang sedang atau berat. Pada keadaan ini Anda sudah membutuhkan bantuan Psikolog atau Psikiater untuk mengatasi keluhan yang dialami.

Untuk sementara Anda dapat mencoba cara berikut untuk membantu meringankan beban yang Anda alami, yakni :

  • berbagi beban yang dialami dengan menceritakan keadaan Anda pada orang terdekat
  • hindari keadaan menyendiri yang dapat membuat Anda memikirkan hal-hal yang negatif
  • mencoba lebih menyibukan diri dengan hal yang positif dan sehingga menimbulkan pemikiran yang lebih positif
  • berusaha berbicara dari hati ke hati dengan salah satu orang tua terlebih dahulu, kemudian pada keduanya
  • mengikuti support group dengan keluhan yang sama, sehingga dapat saling berbagi pengalaman dan solusi
  • jika saat ini Anda masih mengalami perundungan, laporkan hal tersebut pada orang tua, wali atau pihak yang berwenang
  • jika memungkinkan, mintalah bantuan wali untuk mengantar Anda mengunjungi Psikolog Anak

Segeralah meminta bantuan dan jangan menyerah. 

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ. Salam sehat, dr. Rahmita Dewi
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Depresi dapat memicu tindakan bunuh diri

Angka Depresi dan Kasus Bunuh Diri Meningkat, Apa Penyebabnya?

Depresi karena kesepian, bullying, pelecehan seksual, dan tinggal dengan orangtua atau wali adalah pemicu utama meningkatnya tindakan bunuh diri di Indonesia.