TBC kelenjar adalah

CK Info Penanya: CK, Wanita, 25 Tahun
Selamat siang,Dok, saya terkena penyakit TB Kelenjar, gejalanya batuk-batuk dan kedinginan. Apakah akibat TB kelenjar itu bisa muncul benjolan dan pecah sendiri di sekitar leher dan benjolan itu ada beberapa di leher dan pengobatan sekarang saya diwajibkan minum obat selama 6 bulan. Mohon saran dan informasinya ya, Dok. Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Ibu CK,

Saat ini Indonesia termasuk negara ke 3 dengan penderita Tuberculosa terbanyak didunia setelah Cina dan India. Penyakit Tuberkulosa (TBC) sering dikenal dengan nama TBC Paru, karena paling banyak menyerang organ paru - paru. Padahal sebenarnya TBC juga menyerang organ tubuh lain dan dikenal dengan nama TBC Ekstra Paru seperti TBC Kelenjar, TBC Usus, TBC hati, TBC otak (Meningitis TBC) dan TBC Kulit.

TBC yang menyerang Kelenjar getah bening atau TBC Kelenjar, terbanyak menyerang kelenjar getah bening yang berada di sekitar leher, kelenjar getah bening dilokasi lain juga dapat terserang TBC antara lain di daerah ketiak, sela paha dan didalam perut.

Gejala klinis yang dialami Pasien adalah demam berkepanjangan, batuk  lama dan berdahak, nafsu makan menurun, Berat Badan menurun, tampak pembesaran kelenjar getah bening yang berjajar atau berkelompok tampak seperti tasbeh, disekitar leher dari bawah telinga sampai daerah bawah rahang kiri atau kanan. benjolan ini dapat pecah dan mengeluarkan cairan seperti nanah.

Bila menemukan gejala seperti ini, sebaiknya segera kunjungi Dokter Spesialis Penyakit Dalam atau Dokter Spesialis Penyakit Paru (Pulmonolog) untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Penegakan Diagnosa akan dilakukan Biopi terhadap kelenjar getah bening. Jika Diagnosa telah diyakini adalah TBC Kelenjar makan pengobatan adalah dengan OAT (Obat Anti Tuberkulosa) selama minimal 6 bulan sampai  9 Bulan. Obat Anti Tuberkulosa (OAT) terdiri dari INH, Ethambuthol, Rifampicin dan Pyrazinamide dengam dosis yang telah ditentukan sesuai dengan usia, Berat Badan, dan kesepakatan pengobatan yang telah ditentukan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Pengobatan dengan Obat Anti Tuberkulosa (OAT) dapat diperoleh di Puskesmas dan Sarana Kesehatan lainnya dalam bentuk paket (Kombipak atau FDC) secara gratis tanpa dipungut bayaran.
Pengobatan baru dinyatakan berhasil dan sembuh oleh Dokter bila tanda tanda TBC aktif sudah hilang, tidak ada lagi benjolan di kelenjar getah bening dan kuman TBC tidak didapatkan pada Biopsi. Sebaiknya tidak menghentikan minum obat hanya karena  Pasien merasa lebih enak. Angka penularan TBC Kelenjar tidak sebanyak TBC Paru.

Penyakit TBC tidak menyebabkan kekebalan sehingga kemungkinan dapat kambuh lagi,  bila ada kontak dengan penderita TBC aktif, atau pecahnya kompleks primer TBC di paru- paru. Yang dimaksud dengan kompleks primer adalah sarang TBC yang telah tenang dan tidak menular, namun menjadi aktif karena daya tahan tubuh menurun karena penyakit HIV, Diabetes, Malnutrisi (Kurang Gizi), Kanker atau gagal ginjal.

Perlu diperhatikan adalah minum obat harus dilakukan teratur selama 6 bulan, tidak dihentikan. Karena pengobatan yang terputus dapat mengakibatkan terjadinya kekebalan dan mutasi dari kuman menjadi lebih ganas dan tidak mempan terhadap pengobatan lagi.

Saran kami supaya taat mengikuti aturan minum obat selama 6 bulan, dan makan makanan bergizi untuk membantu mempercepat kesembuhan.

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Redakan batuk berdahak pada anak dengan bahan alami seperti madu, jahe, dan lemon

Redakan Batuk Berdahak pada Anak dengan 4 Bahan Alami

Sebagai orangtua, tentunya akan sangat sedih ketika melihat anaknya sakit. Batuk berdahak pada anak dapat mengganggu waktu istirahatnya.