Pengertian penyakit TB Paru

OS Info Penanya: OS, Wanita, 22 Tahun
Dok hasil Rontgen TB paru lama aktif lesi minimal, dan setelah itu hnya di ksih obat sporetik 100 mg, sama efexol, minggu dpan kmbali ke dktr dan pda pmberian dahak kmi mncoba untk mngumpulkna dahak 3 hri ttp sja pasien tdk mngeluarkan dahak dan pada waktu hari H mau di priksa dahak saya pksakn pasien untuk batuk smpai dahak keluar dan hsilnya hnya sdkit dok dan tenggorokan pasien trsa skit, Lalu Hasil LAB MTB dan BTA ngtif stelah itu pasien di katakn bronkitis dok dan ttap di ksih obat cefixim
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, O.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

TB paru merupakan penyakit infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini mudah tertular lewat percikan ludah dan terbawa oleh udara melalui batuk dan juga bersin. Gejala penyakit ini yaitu berupa batuk berdahak yang berkepanjangan, batu darah, nyeri dada, sesak nafas, penurunan berat badan, demam, berkeringat di malam hari, dan kehilangan nafsu makan.

Untuk mendiagnosa penyakit TBC, ditentukan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang seperti tes kulit TB dan tes darah. Jika hasilnya positif, maka dokter akan menyarankan untuk melakukan tes rontgen dada dan tes sputum (dahak). Dari hasil tes dahak dan rontgen akan terlihat apakah seseorang memderita TBC atau tidak. Biasanya seseorang menderita TBC jika dari gejala mendukung ke arah TB, hasil laboratorium LED meningkat, hasil tes sputum/dahak positif, dan hasil rontgen terdapat bercak-bercak infiltrat di kedua paru-paru.

Untuk itu, jika pasien Anda tidak menunjukan gejala dan pemeriksaan penunjang ke arah TBC, kemungkinan pasien Anda menderita infeksi paru yang lain yaitu bisa bronchitis, pneumonia, dll. Dan agar lebih pasti, Anda bisa mengajak pasien Anda untuk control kembali ke dokter spesialis paru.

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Penderita PPOK harus menghindari debu dan rokok

Infeksi Paru-Paru Dapat Memperburuk Penyakit PPOK, Ketahui Gejalanya!

Terlalu sering mengalami infeksi paru-paru dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Untuk mencegah PPOK, hindari debu dan rokok, serta menjaga pola hidup sehat.