26 Nov 2020, 10:50Kepala

Tidak bisa merasa dan mencium bau

R
Info Penanya: R0
siang dok, saya mau tanya baru" ini saya ko ngga bisa merasakan rasa di lidah, trs ngga bisa mencium bau, obatnya apah yah dok? soalnya waktu kemarin saya habis kehujanan trs keanginan trs bolak balik di perjalanan. kira" apa yg harus saya lakukan dok?? semoga hanya penyakit biasa bukan corona. soalnya alhamdulilah saya sehat" ajah ngga flu/batuk/demam cuma itu ajah anosmia sama ngga bisa merasakan rasa dok. mohon di awab segera yah dok obat apah dan apa yg harus sya lakukan? makasih dok
354 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Sylvia V
(0)
Selamat pagi, R.Tidak bisa mengecap rasa (ageusia) yang timbul bersamaan dengan tidak bisa mencium bau (anosmia) merupakan dua gejala yang di masa ini adalah gejala khas COVID-19. Apabila benar disebabkan oleh COVID-19, gejala ini dapat timbul tanpa disertai gejala lain seperti batuk, demam, atau sesak, seperti yang kini Anda alami.Untuk itu, sangat disarankan agar Anda melakukan pemeriksaan swab test guna memastikan apakah Anda terinfeksi atau tidak. Pasalnya, menurut cerita yang Anda sampaikan, Anda masih ke luar rumah dan melakukan perjalanan, sehingga ada kemungkinan Anda mengalami kontak dengan orang-orang yang sudah positif.Sambil menunggu hasil swab test, lakukan beberapa hal untuk mengendalikan penyebaran virus, sehingga orang-orang di sekitar Anda tidak tertular andaikan Anda benar-benar positif. Berikut penjelasannya:
  • lakukan isolasi mandiri hingga hasil keluar dan Anda dinyatakan negatif
  • menggunakan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu
  • rajin mencuci tangan (minimal 20 detik di bawah air mengalir)
  • menjaga jarak dan tidak berkerumun
  • konsumsi makanan bergizi dan minum air putih cukup agar daya tahan tubuh terjaga
  • melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari
  • tidur cukup 7-9 jam pada malam hari

Penyebab Anosmia Selain COVID-19

Apabila ternyata hasilnya negatif, maka anosmia dan ageusia yang Anda alami bisa saja disebabkan oleh hal-hal lain, seperti cedera kepala, penyakit pada gigi dan mulut, polip hidung, kanker area kepala dan leher, maupun konsumsi jenis obat tertentu. Untuk memastikan, Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter THT, agar dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang sehingga diketahui diagnosis secara tepat. Semoga bermanfaat. Salam sehat,
dr Sylvia
polip hidunganosmiacoronavirus
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil