Mual setelah minum postinor apakah tanda kehamilan?

Q Info Penanya: Q
dok saya belum haid setelah minum postinor tapi saya merasakan mual apakah itu tanda kehamilan atau bukan dok? soalny saya minum postinor udah lewat
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, Q.

 

Postinor merupakan jenis alat kontrasepsi darurat berbentuk pil yang digunakan untuk mencegah kehamilan dengan jangka waktu pemakaian maksimal 72 jam pasca berhubungan seksual tanpa pengaman. Obat tersebut termasuk obat keras sehingga dibutuhkan resep dokter dalam pemakaiannnya. 

Adapun efek samping dari penggunaan pil kontrasepsi darurat postinor adalah sebagai berikut:

  1. Nyeri perut bawah.
  2. Sakit kepala.
  3. Mual dan muntah.
  4. Payudara terasa nyeri.
  5. Risiko kehamilan diluar kandungan (kehamilan ektopik)

Terkait dengan kondisi yang Anda alami, pil postinor akan efektif jika diminum sebelum lewat 72 jam pasca berhubungan seksual. Namun jika Anda meminum pada waktu lebih dari 72 jam kemungkinan efektivitas menurun. Perihal mual yang Anda alami bisa saja sebagai efek samping dari postinor tersebut sebab jika terjadi kehamilan seharusnya membutuhkan waktu lebih lama dalam proses terjadinya kehamilan. Untuk memastikan kembali Anda dapat konsultasi dengan dokter kandungan ya.

Apabila saat ini Anda belum menginginkan terjadinya kehamilan sebaiknya pilihlah alat kontrasepsi lainnya yang lebih aman. Postinor tidak boleh digunakan lebih dari 1 kali dalam sebulan ya.

Untuk membantu haid Anda agar lancar kembali Anda dapat melakukan hal dibawah ini:

  • Makan sehat dengan memperbanyak sayur dan buah.
  • Olahraga teratur.
  • Tidur yang cukup minimal 8 jam.
  • Minum air putih minimal 2-3 liter/hari.
  • kelola kondisi stres Anda.

 

Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

 

dr.Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Ada larangan saat haid yang sebaiknya tidak dilakukan saat menstruasi

10 Larangan Saat Haid yang Sebaiknya Tidak Dilakukan

Sebagian wanita mungkin merasa nyeri, kembung atau lesu ketika menstruasi. Bahkan terdapat berbagai larangan saat haid yang harus diikuti agar tidak memperburuk kondisi tersebut.