Bagaimana gejala stroke?

IS Info Penanya: IS, Pria, 43 Tahun
MalamTeman saya kena strok ringan Apakah sakit perut di barengin sakit pinggang bagian dari akibat strok itu ?Terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, IS.

 

Stroke adalah penyakit sumbatan pembuluh darah otak yang menimbulkan keluhan berupa kelemahan pada 1 sisi anggota gerak, bicara cadel, mulut mencong, sakit kepala, mual muntah, hingga bisa terjadi penurunan kesadaran.

Penyebab stroke ini dibedakan berdasarkan stroke infark atau penyumbatan atau stroke perdarahan akibat ada pembuluh darah di otak yang pecah.

Beberapa faktor risiko terjadinya stroke adalah dislipidemia, merokok, diabetes, hipertensi, obesitas, stres, dan jarang berolahraga.

Pengobatan stroke sendiri tergantung dari seberapa cepat penanganannya, yang dalam dunia medis disebut dengan golden period stroke dimana dalam 6 jam pertama harus segera ditangani, semakin cepat penanganannya akan semakin baik hasilnya, karena kerusakan yang terjadi di otak tidak semakin banyak.

Sedangkan penanganan setelah serangan stroke meliputi :

  1. Batasi asupan garam, agar tekanan darah bisa stabil.
  2. Hindari gorengan, jeroan, makanan berlemak.
  3. Rutin minum obat secara teratur.
  4. Lakukan peregangan atau fisioterapi secara teratur.
  5. Lakukan pemeriksaan cek darah dan periksa ke dokter saraf secara berkala.
  6. Jangan merokok.
  7. Hindari stres.

Pola hidup harus diperbaiki, karena stroke bisa kambuh sewaktu-waktu bila pola hidup tidak dijaga dengan baik.

Terkait dengan keluhan rekan Anda bisa saja sakit perut dan sakit pinggang yang dialami memang bagian dari gejala tambahan pada strokenya, namun untuk memastikannya sebaiknya tetap berkonsultasi kepada dokter spesialis saraf agar dilakukan penanganan lebih lanjut.

Semoga bermanfaat, terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQ.

Salam sehat,

 

dr.Sri Wulantini 

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
Dibalas oleh IS
12 May 2020, 04:17
Terima kasih atas masukan nya dokter
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh
13 May 2020, 21:42
sama-sama ya DN.
salam sehat.
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Workaholic yang bekerja lebih dari 55 jam per minggu memiliki risiko 13% lebih besar terkena serangan jantung

Workaholic: Penelitian Membuktikan Bahwa Gila Kerja Bisa Sebabkan Mati Muda

Penelitian menunjukkan bahwa seorang workaholic bisa mengalami masalah yang lebih besar dari serangan jantung atau bahkan stroke.Terutama jika bekerja lebih dari 55 jam per minggu memiliki risiko 13% lebih besar untuk serangan jantung, dan 33% lebih menderita stroke.