Penyakit kista apakah membuat susah punya anak ?

S9 Info Penanya: S9
Umur saya sudah 27 thn dan menikah udah 4 thnan tapi sampai sekarang belum juga dikasih momongan apa karena saya pernah punya penyakit kista?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, S.

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Kista pada rahim atau yang disebut dengan kista ovarium merupakan suatu kantong berisi cairan yang bertumbuh di ovarium atau indung telur. Sebagian dari penderita kista ovarium dapat tidak merasakan gejala (asimptomatik) dan sebagian lainnya dapat mengalami rasa nyeri disertai adanya perdarahan.

Penyebab kista ovarium 

Terdapat berbagai jenis kista ovarium yang dapat tumbuh pada rahim, namun kista fungsional adalah jenis kista yang paling banyak berkembang. Umumnya kista terjadi sebagai produk dari perjalanan siklus menstruasi.

Fungsional kista

kista fungsional terjadi ketika folikel yang dihasilkan setiap bulan oleh sel telur pertumbuhannya normal. Fungsi kista terbagia menjadi 2 tipe, yakni :

1. Kista folikuler

Folikel adalah kantong yang berada di dalam indung telur. Saat sel telur tumbuh, kantong tersebut seharusnya terbuka dan mengeluarkan sel telur yang sudah matang, pada keadaan tertentu, kantung dapat tidak terbuka dan folikel berkembang menjadi kista berisi cairan.

2. Kista korpus luteum

Pada proses yang normal, kantung atau folikel seharusnya hilang setelah sel telur keluar, 

Terkait dengan pertanyaan Anda, kista ovarium umumnya dapat sembuh sendiri jika keadaan yang dialami tingkatannya cenderung ringan atau tidak terlalu besar. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan secara berkala dan pengobatan hormonal jika diperlukan.

Terkait dengan kesuburan (fertilitas), jenis kista fungsional umumnya tidak menyebabkan gangguan kesuburan atau infertilitas. Namun terdapat jenis kista lainnya seperti kista endometrium dan polikistik ovarium yang dapat mempengaruhi kesuburan.

Untuk memastikan jenis kista yang Anda alami, ada baiknya untuk kontrol rutin kepada dokter Kandungan Anda, dan apabila ada kemungkinan kekambuhan dan disarankan untuk menjalani prosedur terapi tertentu Anda dapat meminta penjelasan lebih lengkap dan mengikuti prosedur terapi dengan baik.

Berikut saya lampirkan artikel mengenai program hamil sebagai informasi tambahan untuk Anda. 

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Biasanya, siklus menstruasi yang normal berlangsung selama 28 hari

Pahami Siklus Menstruasi yang Normal dan Tidak Normal

Siklus menstruasi adalah perubahan organ reproduksi wanita, tepatnya pada dinding rahim. Memahami siklus menstruasi dapat membantu Anda mengenali lebih jauh mengenai kondisi kesehatan organ reproduksi. Selain itu, Anda juga dapat mengantisipasi gangguan yang terjadi dalam tubuh, seperti PMS dan PCOS.