Suntik kb telat dan berhubungan, apakah bisa hamil ?

N Info Penanya: N
saya mau nanyaa dok.sya telat suntik kb 1 bulan.harusnya sya kembali suntik tanggal 1 tpi sya belum kembali karena lupa.terus saya berhubungan intim pada tanggal 2 kemudian besoknya saya menstruasi.apakah kemungkinan bisa hamil?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, N.

Suntik KB merupakan salah satu metode KB hormonal yang hingga saat ini masih diminati. Selain karena tingkat keberhasilannya yang sama tinggi dengan jenis KB  hormonal lainnya, suntik KB dinilai lebih praktis karena diberikan setiap 1 atau 3 bulan sekali. Namun demikian, setiap tidaklah sempurna dan memiliki efek sampingnya masing-masing. Salah satu efek samping yang paling sering dialami adalah gangguan haid, baik berupa keterlambatan, volume darah yang berubah hingga berhenti haid sama sekali.

Mengenai keterlambatan KB suntik yang Anda alami disertai hubungan intim pada saat keterlambatan jadwal tersebut umumnya jika hanya dua hari kemungkinannya relatif kecil kendati tetap ada, karena KB tidak dapat sepenuhnya mencegah kehamilan, terutama jika adanya jadwal yang tidak tepat. Namun, perlu untuk diketahui bahwa KB suntik yang memiliki komposisi obat hormonal ini cara kerjanya yaitu mengubah keadaan hormon pada siklus menstruasi yang kompleks sehingga biasanya untuk kembali subur akan butuh waktu yang tidak sebentar. Itulah mengapa jika waktu keterlambatan 2 hari, peluang kehamilan terbilang kecil.

Terlebih lagi jika sudah terjadi haid. Umumnya peluang kehamilan semakin kecil hingga tidak ada. Terkecuali jika perdarahan yang dialami bukan haid melainkan perdarahan implantasi. Untuk memastikannya, sebelum melakukan suntik KB selanjutnya, ada baiknya melakukan test pack terlebih dahulu.

Salam sehat, 

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Jika Anda memiliki cukup energi, efek dari berpuasa akan tidak terlalu dirasakan.

Tips Agar Puasa Saat Hamil Terasa Lebih Ringan

Beberapa ahli menganggap bahwa berpuasa tidak disarankan untuk ibu hamil. Meski begitu, terdapat juga penelitian yang menyebutkan bahwa tidak terdapat perbedaan antara bayi yang lahir dari ibu yang berpuasa selama hamil dan tidak.