Kenapa seseorang bisa tempramental?

FM Info Penanya: FM
Assalamualaikum dok,saya ingin bertanya terkait psikiaterSaya punya teman,sebut saja si X,yg selama ini saya amati,dari luar dia terlihat baik" saja tapi sepertinya dia ada gangguan psikisnya,seperti tidak bisa menerima beban berat,selalu menyalahkan orang lain ketika dia yg salah dan selalu menyalahkan terus menerus,tidak bisa menerima pendapat orang lain,kadang ya kalau di ajak ngobrol nggk nyambung sama topik,temperamental,emosi yg berubah",itu kira" dia kenapa ya dok?terima kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang FM,

Kemampuan mengendalikan emosi seseorang dan juga cara mengungkapkannya memang berbeda-beda. Sering kali ada yang kesulitan mengendalikan emosi dan juga memiliki cara-cara yang kurang memperhatikan orang lain dalam mengeluarakan atau mengekspresikan emosinya.

Kepribadian seseorang dan juga kemampuan dia dalam mengendalikan diri. Jika dirasa memiliki teman yang kurang bisa mengendalikan diri ada baiknya bisa diberikan nasihat atau masukan. Coba apakah dia bisa membuka diri untuk menceritakan apa yang menjadi pemicu di menjadi tempramental. Karena mudah marah dan tidak mampu mengendalikan emosi bisa menjadi tanda adanya gangguan pada kesehatan mental.

Jika dirasa susah bisa mencoba menghubungi atau menyarankan pada teman yang dirasa dekat atau dipercaya olehnya untuk bisa memberikan masukan. Salah satunya bisa disarankan untuk bisa berkonsultasi pada profesional seperti psikolog ataupun pada dokter spesialis jiwa atau psikater agar dibantu untuk bisa mengendalikan emosi, ataupun dilakukan penanganan bila diperlukan. Penanganan diberikan baik konseling, psikoterapi, ataupun pengobatan jika diperlukan. Semoga bermanfaat. 

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Rasa cemas dan takut menjadi segelintir dampak buruk dari berita hoax.

Dampak Buruk Berita Hoax pada Kesehatan Mental, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Siapa sangka, berita hoax bisa memberikan dampak buruk pada kesehatan mental Anda. Dampaknya bisa berupa stres, hingga memengaruhi kesehatan jantung. Sebelum hal itu terjadi, baca penjelasan ilmiahnya ini.