25 Feb 2021, 12:41Psikologi

Apakah menyakiti diri sendiri tindakan yang berlebihan?

J
Info Penanya: J0
Siang, Dok. Dua tahunan ini kepala saya sakit, tubuh berat, cemas, sulit mengekspresikan diri, benci bekerja, melakukan hal tidak berguna, malas-malasan, sulit konsentrasi. Terkadang saat overwhelmed, agar tenang saya menghirup aromaterapi, menenggelamkan kepala di bak selama beberapa detik, mencoret lengan, menampar wajah, minum kopi agar mood membaik tapi kembali stress. Saya tidak berniat bunuh diri dan tidak selalu seperti ini, terkadang bisa bersikap biasa saja. Apa saya berlebihan?
294 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang, JTerima kasih atas pertanyaannya.Stres dan cemas merupakan bentuk emosi manusia ketika mengalami tekanan dan peristiwa yang tidak mengenakkan.  Semua orang pernah mengalami stres dan cemas dan hal yang wajar namun ketika hal ini sampai menganggu aktivitas sehari-hari bahkan menyakiti diri sendiri maka sudah menganggu mental. Menampar, menggoreskan lengan, membakar kulit dengan sengaja merupakan bentuk dari tindakan menyakiti diri.  Tindakan menyakiti diri sendiri dapat terjadi pada seseorang dengan gangguan kepribadian, depresi, kecemasan berlebihan, serta stres post-trauma.  Orang yang melakukan self-harm memang tidak memiliki keinginan bunuh diri tetapi ketika tidak tertangani dengan benar bisa berisiko suatu saat timbul rasa ingin bunuh diri. Terkait yang anda tanyakan, tindakan menyakit diri yang anda lakukan adalah reaksi atau pelampiasan anda terhadap stres dan cemas yang anda alami.  Tentunya tidak dapat dibiarkan begitu saja, untuk itu sebaiknya coba untuk berkonsultasi dengan psikiater secara online terkait kondisi anda.  Selain dapat mengatasi perilaku self-harm­, anda juga dapat berdiskusi terkait stres dan cemas yang anda hadapi agar anda dapat menjalani hidup yang berkualitas.

Beberapa cara untuk mengurangi self-harm dan cemas berlebih:

  • Hindari menyendiri. Berkumpulan dengan keluarga atau teman terdekat yang dipercaya.  Berbicara dengan mereka untuk mengeluarkan emosi dengan lebih baik.
  • Buat pikiran sibuk dengan mengikuti berbagai aktivitas. Bisa dengan mengikuti kelas online, menggambar, melukis, membantu orangtua, olahraga.
  • Mengikuti komunitas yang mendukung kesehatan mental.
Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat,dr. Farah
gangguan kecemasangangguan stres akutgangguan kepribadiangangguan psikologis
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil