Apa solusi untuk kesulitan tidur?

A Info Penanya: A, Wanita, 40 Tahun
Dok,saya sering sulit tidur. Jadi saya suka minum obat tidur yang menurut informasi di labelnya aman. Kandungannya Diphenhydramine HCl. Apakah betul bahwa kandungan ini tidak membuat ketergantungan? Sebenarnya efek kandungan itu apa ya?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi, A. 

Terimakasih atas pertanyaan Anda. 

Diphenhydramine adalah obat yang berfungsi sebagai antihistamin untuk melawan reaksi alergi, pilek, demam, ruam, dll.  Obat ini juga dapat digunakan untuk mengatasi mual, muntah, dan mabuk perjalanan. Selain itu, dapat juga membantu untuk mengatasi kesulitan tidur. Tetapi, penggunaan obat ini harus tetap dibawah pengawasan oleh dokter dan harus sesuai dengan dosis yang ada. Untuk itu, saya sarankan Anda jangan menggunakan obat ini jika tidak atas instruksi dari dokter. Efek samping dari obat ini yaitu dapat menyebabkan kantuk, sembelit, mulut terasa kering, penglihatan kabur, dan juga sakit perut.

Untuk mengatasi kesulitan tidur, Anda dapat menggunakan cara-cara berikut ini:
  • Atur jam tidur agar dapat tidur di jam yang sama setiap malam.
  • Mematikan lampu kamar.
  • Mematikan peralatan elektronik.
  • Menjaga suhu kamar agar tetap dingin.
  • Menggunakan aromaterapi.
  • Rutin melakukan olahraga.
  • Membaca buku sebelum tidur.
  • Jangan konsumsi kafein sebelum tidur.
  • Menghindari tidur siang
  • Jangan mengonsumsi makanan padat 2-3 jam sebelum tidur.

Jika Anda sudah melakukan cara-cara diatas dan masih kesulitan untuk tidur, Anda dapat mengonsumsi suplemen yang mengandung melatonin yang berfungsi untuk mengatur siklus tidur Anda. Atau,  Anda juga bisa memeriksakan diri ke dokter spesialis jiwa untuk mengatasi gangguan tidur yang Anda alami.

Salam sehat,

dr. Ester

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Bila seseorang telah memasuki tahapan tidur REM (Rapid Eye Movement), ia akan mulai masuk ke alam mimpi

Mengenal Lebih Jauh Tahapan Tidur Manusia

Tahapan tidur manusia meliputi fase Rapid Eye Movement (REM) dan non-REM. Bagi penderita CCHS (Congenital Central Hypoventilation Syndrome), mereka bisa saja lupa bernapas kapanpun.