Solusi menyembuhkan rematik, asam urat

AA Info Penanya: AA, Pria, 26 Tahun
Dok, untuk menyembuhkan penyakit rematik dan asam urat, bagaimana solusi?Terimah kasih
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Dear Bapak AA,

Asam urat adalah asam yang berbentuk kristal yang merupakan hasil akhir dari metabolisme purin (turunan nukleoprotein). Secara alamiah, purin terdapat dalam tubuh kita dan dijumpai pada semua sumber makanan hidup dari tanaman dan hewan.

Kadar asam urat normal pada Pria berkisar 3,5 – 7 mg/dl dan pada Perempuan adalah 2,6 – 6 mg/dl. Kadar asam urat dalam darah yang berada diatas normal disebut Hiperurisemia.

Apa akibatnya bila kadar asam urat meningkat dalam darah (Hiperurisemia) ?

Sebetulnya, tubuh menyediakan 85% senyawa purin untuk kebutuhan setiap hari. Ini berarti bahwa kebutuhan purin dari makanan hanya sekitar 15% lagi.

Bila pemasukan asam urat dalam darah melebihi batas normal, maka sisa dari asam urat yang tidak dicerna, akan berbentuk butiran atau kristal dan menggumpal disekitar sendi, hal ini menimbulkan rasa sakit pada sendi. Dan dikenal dengan nama Arthritis Gout yaitu radang pada sendi yang diakibatkan oleh karena tingginya kadar asam urat dalam darah secara kronis, yang telah mengkristal dan berkumpul pada sendi. Radang sendi ini, kemudian diikuti dengan timbulnya benjolan pada sendi yang diserang (namanya : Tofus)

Sendi yang paling sering terkena adalah sendi jari kaki dan tangan, dan paling banyak menyerang kaum Pria. Pada wanita umumnya setelah terjadi menopause baru memiliki resiko ini.

Makanan dan Minuman yang meningkatkan Kadar Asam Urat :

  • Alkohol, Ikan hearing dan sarden, telur, jeroan seperti usus, hati, jantung, babat, dan limfa dari hewan
  • Sea food seperti udang, cumi, kerang, kepiting, ikan teri.

Kondisi Tubuh lain yang menyebabkan meningkatnya kadar asam urat dalam darah :

  • Penyakit darah (penyakit sumsum tulang, polisitemia vera), Penyakit kulit (psoriasis), Kadar Trigliserida yang tinggi dalam darah, penderita Diabetes Melitus (Kencing Manis) yang tidak terkontrol, dan pada orang Obesitas (kegemukan)
  • Mengkonsumsi Obat-obatan tertentu seperti obat kanker, vitamin B12 dan alkohol

Gejala Arthritis Gout :

Gejala khas dari serangan artritis gout adalah serangan akut biasanya bersifat monoartikular (artinya hanya menyerang satu sendi saja) dengan gejala pembengkakan, kemerahan, nyeri hebat, panas dan gangguan gerak dari sendi yang terserang yang terjadi mendadak (akut) yang mencapai puncaknya kurang dari 24 jam.

Lokasi yang paling sering pada serangan pertama adalah sendi pangkal ibu jari kaki. Hampir pada semua kasus, lokasi artritis terutama pada sendi perifer (sendi jari tangan dan kaki) dan jarang pada sendi sentral.

Berikut penggolongan Makanan berdasarkan kandungan Purin :

  • Golongan A: Makanan yang mengandung purin tinggi (150-800 mg/100 gram makanan) adalah semua jeroan seperti hati, ginjal, otak, jantung, paru, udang, remis, kerang, sardin, herring, ekstrak daging (abon, dendeng), ragi (tape), alkohol serta makanan dalam kaleng.
  • Golongan B: Makanan yang mengandung purin sedang (50-150 mg/100 gram makanan) adalah ikan yang tidak termasuk golongan A, daging sapi, kerang-kerangan, kacang-kacangan kering, kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur, daun singkong, daun pepaya, kangkung.
  • Golongan C: Makanan yang mengandung purin lebih ringan (0-50 mg/100 gram makanan) adalah keju, susu, telur, sayuran lain, buah-buahan.

Pengaturan pola makan sebaiknya segera dilakukan bila kadar asam urat melebihi 7 mg/dl dengan cara pantang mengkonsumsi bahan makanan golongan A dan membatasi untuk bahan makanan golongan B. Disarankan untuk minum air putih minimal 2 liter dalam sehari.

Apabila dengan pengaturan pola makan, tapi gejala arthitis gout tidak berkurang,maka sebaiknya sebaiknya segera kunjungi Dokter.

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Memar dan nyeri pada persedian adalah salah satu gejala asam urat

Gejala Asam Urat yang Perlu Anda Waspadai

Nyeri asam urat adalah penyakit yang menyerang sendi akibat kadar asam urat berlebih. Gejala asam urat bisa muncul di berbagai tempat dan waktu. Karena itu, menjaga kadar asam urat di tubuh merupakan langkah yang penting dilakukan, terutama pada lansia.