Solusi keringat berlebihan bila beraktivitas

YP Info Penanya: YP, Pria, 36 Tahun
Knapa saya setiap aktivitas slalu berkeringat yg berlebihan....Solusi nya apa biar ga berlebihan keringat saya....
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang YP,

Produksi keringat berlebihan memang bisa mengganggu aktivitas dan juga rasa percaya diri. Kondisi ini dapat timbul karena beragam hal seperti kondisi psikis seperti rasa cemas, gangguan tiroid, gangguan kelenjar adrenal, gangguan gula darah, obat tertentu, gangguan jantung, produksi keringat berlebih dan lainnya.

Untuk bisa mengatasi keringat berlebih atau disebut hiperhidrosis dapat dilakukan beberapa upaya seperti:

  • Hindari pencetus keringat berlebih seperti aktivitas di luar ruangan, tetap berada di tempat sejuk
  • Rutin mengganti pakaian bila berkeringat atau bisa membawa handuk untuk mengatasi keringat berlebih
  • Gunakan antiperspirant untuk menghambat produksi keringat berlebih
  • Atau bisa dengan penanganan oleh dokter seperti pemberian obat khusus, penyuntikan botox untuk menghambat produksi keringat oleh kelenjar keringat, penggunaan alat khusus seperti teknik MiraDry atau perawatan laser untuk membunuh kelenjar keringat ataupun operasi untuk mengangkat kelenjar keringat yang terlalu aktif

Untuk itu periksakan diri pada dokter kulit jika keluhan keringat dirasa sulit ditangani ataupun mengganggu aktivitas sehari-hari. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Cacar air dewasa muncul berawal dari bintik merah di wajah dan dada.

Cacar Air Dewasa Bisa Lebih Berbahaya, Ini Sebabnya

Cacar air identik sebagai penyakit yang kerap dialami anak-anak. Namun, orang dewasa yang belum pernah mengalami cacar air dan tidak menerima vaksin berpotensi untuk mengalaminya. Gejala cacar air dewasa berbeda dengan cacar air anak-anak. Biasanya, demam tinggi disertai nyeri dan sakit kepala akan muncul satu atau dua hari sebelum ruam merah timbul. Selain itu, nafsu makan akan menurun dan tubuh terasa lemas. Cacar air dewasa juga berisiko menimbulkan berbagai komplikasi, seperti infeksi kulit