Sakit perut bagian bawah saat puasa, karena apa?

CB Info Penanya: CB, Wanita, 17 Tahun
dok saya pelajar 17 tahun bulan ini saya belum haid sampai mau akhir bulan april ini juga belum haid terus sekarang kan puasa perut saya bagian bawah itu tiba" kram kenapa ya dok?terimakasi mohon dijawab dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, CB.

Sakit perut bagian bawah adalah sensani nyeri yang dirasakan pada bagian bawah perut yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Sensasi dari nyeri yang dirasakan dapat berupa kram, rasa melilit yang hilang timbul atau bahkan seperti ditusuk jarum.

Berikut beberapa faktor penyebab nyeri perut bagian bawah pada wanita, diantranya adalah :

  • kram menstruasi
  • kista ovarium
  • endometriosis
  • radang panggul
  • kehamilan di luar rahim
  • gangguan pada saluran kemih
  • infeksi saluran kemih

Terkait dengan keluhan Anda, nyeri perut bagian bawah yang dialami mungkin berhubungan dengan riwayat gangguan haid yang sedang Anda alami. Apabila berhubungan dengan puasa, dapat pula dikarenakan kurnagnya asupan air putih saat sahur dan berbuka yang membuat gangguan pada saluran kemih.

Untuk sementara Anda dapat mengonsumsi air rebusan jahe dan bubuk kayu manis seperti pada artikel cara alami mengatasi haid tidak lancar berikut saat berbuka atau sahur, memperbanyak konsumsi air putih dan jika sangat nyeri Anda dapat mengonsumsi obat pereda nyeri paracetamol sembari mengompres hangat bagian perut yang nyeri.

Jika keluhan berlanjut, sebaiknya segera diperiksakan secara langsung ke dokter terdekat atau ke dokter Spesialis Kandungan jika haid tidak kunjung datang.

Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terimakasih telah menggunakan layanan aplikasi SehatQ.

Salam sehat,

dr. Rahmita Dewi

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Sakit perut sebelah kiri bawah dapat disebabkan oleh nyeri haid.

7 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kiri Bawah

Sakit perut sebelah kiri bawah disebabkan oleh beberapa penyakit, seperti diverkulitis, hernia, nyeri haid, maag, batu ginjal, gas di saluran pencernaan dan konstipasi.