Setelah pemasangan IUD, terasa nyeri dibawah perut dan menstruasi belum dapat

FS Info Penanya: FS, Wanita, 30 Tahun
Setelah pemasangan IUD, terasa nyeri dibawah perut dan menstruasi belum dapat,,bgmn solusinya ya,,trims
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat Siang, FS

IUD adalah alat yang terbuat dari logam tembaga yang berbentuk huruf T yang berfungsi sebagai alat kontrasepsi. IUD ini berbeda dengan kontrasepsi yang lainnya, karena tidak menggunakan hormonal. IUD ini merupakan kontrasepsi yang paling aman dan tidak menimbulkan efek samping. Cara kerja IUD yaitu dengan cara membunuh sperma yang masuk ke rahim. Awal penggunaan IUD kebanyakan tidak nyaman karena alat IUD dimasukan ke dalam rahim dan menetap dan harus dikontrol tiap 1 bulan ke spesialis kandungan pada awal pemasangan, selanjutnya tiap 6 bulan.

Pada keluhan Anda seperti nyeri perut bawah dan belum menstruasi, bisa disebabkan :

  • IUD yang tidak terkontrol sehingga terjadi salah posisi atau berpindah posisi.
  • Hamil. Pada ibu yang tidak kontrol IUD bisa mengakibatkan tidak efektifnya KB dan menyebabkan kehamilan.
  • Penyakit lain seperti kista rahin atau tumor rahim.
  • Gangguan hormon menstruasi. Gangguan hormon menstruasi bisa disebabkan oleh stress berat, kurang olahraga, kurang istirahat, kurang konsumsi buah dan sayuran dan kegemukan atau terlalu kurus.

Sebaiknya yang bisa Anda lakukan:

  • USG ke spesialis kandungan untuk melihat posisi IUD dan keadaan rahim Anda.
  • Tes pack.
  • Olahraga yang rutin minimal 3 kali dalam seminggu.
  • Istirahat yang cukup dan kurangi stres kerja.
  • Konsumsi buah dan sayuran dan kurangi makan yang berminyak.
  • Buat tubuh ideal, jangan terlalu gemuk atau terlalu kurus.

Semoga bermanfaat

Salam Sehat

dr. Anugerah

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Tanda-tanda menopause sebaiknya dikenali sedini mungkin agar bisa diatasi dengan saksama

Kenali Tanda-tanda Menopause agar Bisa Ditangani dengan Cermat

Menopause yang umumnya terjadi pada wanita berusia 50 tahun keatas rupanya juga dapat terjadi pada wanita berusia 40an. Gejala menopause juga sebaiknya tidak dianggap remeh. Pasalnya, jika tidak disikapi dengan benar, beberapa penyakit dapat saja mengintai kaum hawa.