Setelah imunisasi timbul demam, sudah diberi penurun panas kembali panas

SA Info Penanya: SA, Wanita, 2019 Tahun
Dok, ank sy stlh imunisasi sabtu kmrn badannya panas, pdhl sdh diminumi obat penurun panas. Bdannya adem jk minum obat, tp klo reaksi obatnya hbis akn panas lg. Knp y dok? Apa mmg ada pengaruh imunisasi kmrn? Atau memang ada penyakit sendiri?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang SAL,

Pasca imunisasi yang diberikan pada anak akan bisa menimbulkan gejala ikutan yang disebut dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) seperti demam, ruam pada kulit, bengkak di lokasi imunisasi, anak menjadi lebih rewel, sulit tidur, muntah, kehilangan nafsu makan ataupun reaksi efek samping lain. Meskipun demikian tidak selalu timbul pada setiap anak selepas dilakukan imunisasi.

Jika sudah lebih dari 4 hari dan masih timbul demam, maka perlu dilakukan pemeriksaan pada dokter atau dokter spesialis anak untuk memastikan penyebabnya. Karena bisa disebabkan oleh penyebab lain selain dari gejala ikutan pasca imunisasi. Penyebab demam sendiri bisa beragam seperti adanya infeksi baik disebabkan oleh bakteri, virus atau parasit, anak kurang cairan, peradangan sendi, ataupun penyebab lainnya.

Untuk mengatasi demam berikan anak lebih banyak cairan, ukur suhu tubuh anak menggunakan termometer secara berkala untuk memantau suhu tubuh anak dimana demam ditandai dengan peningkatan suhu diatas 37,5 derajat celcius, kompres anak menggunakan kompres air biasa atau air hangat, dan berikan anak penurun panas 3-4 kali sehari jika masih demam. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil

Diskusi Terkait di Forum

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Vaksin polio adalah cara paling efektif mencegah tubuh terinfeksi virus polio

Vaksin Polio, Garda Terdepan Perlindungan Anak dari Penyakit Polio

Vaksin polio adalah cara paling efektif mencegah tubuh terinfeksi virus polio yang menyebabkan lumpuh layu. Terdapat dua tipe vaksin polio yang perlu diberikan, yaitu vaksin polio tetes (OPV) dan vaksin polio suntik (IPV).