20 Feb 2021, 05:02Pernapasan

Bagaimana tindakan awal mengurangi sesak napas?

NH
Info Penanya: NH0
Bismillah, assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh. Selamat pagi. Dok, saya ingin tanya. Bapak saya seminggu ini terserang sesak napas, awalnya dari batuk selama seminggu. Sudah berobat ke dokter, tpi setiap malam masih saja sesak. Penanganan dini dirumah seperti apa agar ketika malam kambuh,yg bisa diberikan orang rumah. Ketika siang hanya kadang2 sekali dua kali terasa, kadang tidak. Tpi kalau malam selalu terasa. katanya dari cuaca dingin. Terima kasih
214 Views
0 Balasan
SehatQ
Dijawab Oleh  dr. Farahdissa
(0)
Selamat siang, NHTerima kasih atas pertanyaannya.Sesak napas adalah ketika seseorang kesulitan dalam mengambil napas atau udara di paru-paru yang tidak mencukupi. 

Beberapa penyebab sesak napas :

  • Asma dapat terjadi karena faktor alergi akibat paparan udara dingin, asap rokok, polusi, debu ataupun bulu hewan.
  • Infeksi atau peradangan di paru karena virus, bakteri ataupun parasit yang menganggu fungsi paru.
  • Gangguan pada jantung seperti gagal jantung atau irama jantung yang abnormal. Umumnya sesak akan disertai dengan nyeri dada hebat yang menjalar hingga ke punggung, bahu ataupun lengan. 
  • Peradangan kronis pada paru (PPOK) akibat efek jangka panjang merokok dan paparan asap rokok.
  • Obesitas.
Bila keluhan menetap ada baiknya diperiksakan kembali ke dokter spesialis paru untuk penanganan lebih lanjut agar tidak sering kambuh dan menimbulkan gangguan aktivitas.

Beberapa tindakan awal dalam mengurangi sesak napas :

  • Tarik napas dari hidung dan keluarkan melalu mulut dengan posisi mulut lebih mengerucut.
  • Hindari paparan yang memicu sesak. Misal karena dingin maka jaga tubuh tetap hangat dengan menggunakan selimut atau pakaian yang lebih tebal.
  • Masih dalam posisi duduk di depan meja, lalu istirahatkan kepala pada tangan yang diletakkan dimeja. Boleh berikan bantal sebagai ganjalan kepala.
  • Ketika berbaring, sangga kepala dan lutut dengan bantal sehingga sedikit lebih tinggi karena tidur telentang lurus dapat memicu sesak saat tidur.
Anda dapat pertimbangkan penggunaan mesin uap atau nebulizer di rumah bila keluhan sering kambuh.  Tentu konfirmasikan hal ini dengan dokter spesialis paru terlebih dahulu.Semoga penjelasan ini bermanfaat.Salam sehat.dr. Farah
asmasesak napaspneumoniappok
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)
Balas
Postingan membutuhkan waku beberapa saat untuk tampil

Forum Tanya Dokter

(maks. 500 karakter)
Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil