Mengapa sesak napas habis bangun tidur?

DE Info Penanya: DE, Pria, 24 Tahun
Salamat pagi dokSudah 2 hari dok saat bangun tidur sesak nafas, biasanya dari jam 5 subuh dok, hidung sering mampet sebelah Saya tidah batuk tidak demam dan tidak sakit tenggorokan dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, DEE.

 

Sesak napas merupakan rasa tidak nyaman yang muncul pada dada ketika sulit menghirup udara. Sesak napas yang disertai napas tidak beraturan terutama dipagi hari saat bangun tidur akan sangat mengganggu

Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, di antaranya:

  • Produksi lendir dari hidung yang berlebihan saat tidur malam, yang kemudian mengalir ke tenggorokan dan menyebabkan sesak (post nasal drip)
  • Mengorok saat tidur karena jalan napas yang sempit (sleep apnea)
  • Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)
  • Gangguan cemas menyeluruh

Sebaiknya, Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis paru jika kondisi ini terus berulang. Dokter akan melalukan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang jika dibutuhkan, seperti misalnya radiologi dan spirometri. Setelah itu, dokter akan menentukan penanganan yang tepat untuk Anda.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda coba di rumah untuk mengurangi sesak napas saat bangun pagi:

  • Tidur dalam posisi miring agar jalan napas lebih lebar
  • Konsumsi jahe segar, karena jahe efektif dalam mengurangi infeksi virus pernapasan
  • Batuklah untuk mengeluarkan lendir yang mungkin ada di tenggorokan
  • Jaga agar udara kamar Anda selalu bersih, gunakan air purifier jika dibutuhkan

Semoga bermanfaat.

Salam sehat, 

 

dr.Sri Wulantini

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Sesak napas mendadak dapat terjadi karena beberapa penyebab

Ketahui, 7 Hal Ini Ternyata Jadi Penyebab Sesak Napas secara Tiba-tiba!

Sesak napas atau dispnea dapat terjadi ketika paru-paru tidak mendapat udara yang cukup. Terkadang sesak napas datang secara mendadak. Penyebabnya adalah asma, emboli paru, pneumonia, hingga gagal jantung.