Sesak nafas sudah 6 hari, apa penyebabnya?

PA Info Penanya: PA, Pria, 1 Tahun
Dok udah 6 hari ini sesak nafas gak ilang² itu knpa ya dok,,tapi 2 hari yang lewat pas pengecekan suhu badan,,suhu badan saya normal dok alias sehat ,,tolong dok di jwab secepat nya itu knpa ,,biar saya tau saya terkena Corona atau bukan.#31-03-2020 Selasa.No hp 085376728927
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang PA,

Sesak napas adalah kondisi terganggunya proses bernapas baik saat menarik napas atau membuang napas. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beragam hal seperti misalnya gangguan pernapasan, gangguan pencernaan, gangguan organ lain seperti gangguan jantung, gangguan otot, ataupun gangguan organ lain.

Sering kali sesak napas juga bisa timbul karena keseharian seperti pola makan, kebiasaan merokok, penyakit seperti asma dan lainnya. Salah satu penyakit yang juga bisa membuat penderitanya merasakan sensasi sesak adalah penyakit asam lambung, dimana bisa membuat terasa nyeri di ulu hati, dada terasa terbakar dan seperti kesulitan bernapas.

Dalam hal ini perlu diperhatikan saat sesak napas apakah disertai gejala lain seperti demam, batuk, pilek dan nyeri tenggorokan ataupun juga apakah ada riwayat bepergian ke luar negeri atau daerah yang terdampak corona atau kontak dengan orang yang baru pulang dari luar negeri atau daerah terdampak wabah. Jika tidak ada bisa disebabkan oleh kemungkinan lain.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meredakan gejala diantaranya seperti:

  • Perbaiki pola makan
  • Makan lebih sering dengan porsi kecil
  • Hindari pemicu salah satunya konsumsi makanan tertentu 
  • Bisa konsumsi antasida
  • Perbanyak minum air putih
  • Kelola stres dan rasa cemas

Jika sesak disertai nyeri dada, hidung kembang kempis, dada seperti tertindih benda berat, ada suara napas tambahan, bibir dan kuku kebiruan maka perlu penanganan segera ke fasilitas kesehatan. 

Jaga kebersihan diri dengan lebih sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, hindari menyentuh mata , mulut dan hidung jika belum cuci tangan dan lakukan social distancing. Jika batuk gunakan masker dan terapkan etika batuk dan bersin yang baik. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

dr. Adhi P.

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Transplantasi paru merupakan salah satu cara untuk membantu penderita PPOK

Kisah Transplantasi Paru Penderita PPOK

Penderita Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) bisa melakukan transplantasi paru untuk mengatasi efek dari PPOK. Salah satunya adalah kisah Emil Olson yang berhasil mengatasi penyakitnya dengan transplatasi paru. Namun, transplantasi paru memiliki beberapa risiko, misalnya tubuh menolak paru yang didonorkan.