Sesak nafas pasca operasi hernia yang cukup parah

XS Info Penanya: XS, Pria, 2019 Tahun
" dokter, saya mau bertanya. Ayah saya usianya 60 tahun, baru saja operasi hernia, hernianya cukup parah hingga dipotong ususnya 1,5 meter. Sekarang 2 hari pasca operasi bapak saya masih merasakan sesak nafas didadanya. Kira kira seberapa lama ayah saya merasakan sesak nafas terus dok ? Hingga saat ini masih dibantu nafasnya dengan oxygen Terima kasih dok, Mohon doanya juga agar ayah saya lekas di sembuhkan
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam, X

Operasi hernia biasanya tidak berbahaya, namun pada pasien usia lanjut dapat membawa pada resiko tinggi perburukan. Tanda suatu operasi hernia cukup parah adalah dengan dilakukannya reseksi potong usus, hal ini biasanya karena hernia yang dialami telah cukup lama, terjepit hingga membuat usus iskemik nekrosis dan tidak bisa berfungsi lagi, sehingga tindakan pemotongan usus reseksi dan sambung usus anastomosis harus dilakukan.

Pada orang usia lanjut biasanya memiliki banyak penyakit komorbid yang dapat memperberat seperti masalah metabolik, masalah jantung, darah tinggi, kelainan hati, kelainan ginjal dan kelainan darah. Pada Ayah anda, pasca operasi hernia dengan pemotongan usus dapat membawa resiko perburukan dan bisa saja penyakit penyerta lain yang membuat sesak nafas. 

Untuk sesak nafas biasanya diberikan terapi oksigen. namun untuk masalah sesak harus dicari tahu darimana sumber sesak nafas apakah efek samping tindakan operasi, adanya masalah paru, masalah jantung atau metabolik. Jika penyebab utama bisa diatas maka penggunaan oksigen dapat disesuaikan dan di turunkan hingga bisa di lepas dari pasien. 

Saya sarankan agar anda menanyakan lagi mengenai kondisi ayah anda dengan dokter yang merawat.

Salam sehat

dr. Zulham

 

 

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Memahami penyebab hernia dapat membantu mencari cara pencegahannya

Ketahui Penyebab Hernia dan Tipe-tipenya

Hernia seringkali dikenal dengan nama turun berok atau usus turun. Penyebab hernia merupakan kombinasi dari dua hal, yaitu tekanan dan celah atau adanya kelemahan pada otot. Adanya tekanan pada organ dalam menyebabkan organ tersebut terdorong ke bagian otot yang lemah atau memiliki celah.