Dada sesak dan riwayat asam lambung, kenapa?

ET Info Penanya: ET
selamat malam dok. saya tono. 25 tahun.saya mau nanya dok.sebelumnya saya mengalami gejala asam lambung. lalu saya di sarankan untuk minum obat ranitidin dan omeprasol. setelah saya minum, kayaknya sudah sembuh. tpi sekarang saya merasakan sesak di dada dok. tidak ada demam, nafas saya normal dok. kira2 itu gmn dok dan solusinya gmn dok. terimakasih banyak dok
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, ET.

Asam lambung dalam jumlah normal dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu mencerna makanan dan mematikan mikroorganisme yang masuk ke dalam lambung. Tetapi, jika asam lambung diproduksi dalam jumlah berlebih, seseorang akan merasakan gejala-gejala pencernaan seperti mual, muntah, nyeri perut, atau kembung.

Jika dibiarkan dan berlangsung dalam jangka waktu lama, asam lambung yang berlebih bisa menimbulkan komplikasi. Salah satunya adalah GERD atau Gastro Esophageal Reflux Disease, yaitu naiknya asam lambung ke tenggorokan. Hal ini menyebabkan seseorang merasa sesak napas, rasa panas di dada, maupun nyeri dada.

Oleh karena itu, Anda dapat mencoba untuk melakukan hal-hal berikut di rumah:

  • Kurangi konsumsi makanan asam, pedas, dan berminyak
  • Kurangi konsumsi minuman bersoda dan berkafein
  • Minum air putih yang cukup
  • Jangan langsung berbaring setelah makan, minimal 3 jam
  • Hindari stres yang berlebihan

Jika tidak hilang, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam. Dokter mungkin akan melanjutkan obat-obatan yang pernah Anda konsumsi, atau memberikan obat-obatan yang berbeda, tergantung dari hasil pemeriksaan Anda.

Terima kasih atas pertanyaan Anda, semoga bermanfaat.

 

Salam sehat,
dr. Sylvia V

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Golongan darah AB hanya bisa mendonorkan darahnya bagi sesama golongan AB saja.

Segala Fakta Menarik Di Balik Golongan Darah AB

Golongan darah AB disebut sebagai penerima darah universal karena dapat dengan aman menerima transfusi darah dari golongan darah manapun, baik O, A, B, atau AB.