Sering Nyeri di Dada Secara Tiba-Tiba, Apakah Penyakit Jantung?

Y Info Penanya: Y, Pria, 28 Tahun
Assalamualaikum Dokter, Saya sering sakit jantung secara tiba-tiba, terkadang 1-2 kali dalam sebulan dan susah mengatur nafas pada saat itu. Apakah ini penyakit jantung? Mohon pendapat dan solusinya. Terima kasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Salam sehat Bapak J,

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah dapatkan berat badan ideal untuk Bapak yaitu sekitar 65 Kg sesuai dengan tinggi badan Bapak. Setelah itu pertahankan berat badan tetap pada angka stabil dan ideal.

Hanya  15% dari semua keluhan nyeri pada dada sebelah kiri yang berhubungan dengan penyakit jantung. Sekitar 50% sampai 85%  keluhan nyeri dada sebelah kiri adalah disebabkan karena adanya ketegangan otot, rasa cemas yang berlebihan, dan gangguan pada saluran cerna.

Ciri nyeri dada yang disebabkan karena gangguan pada jantung, yaitu :

  • Nyeri dada bisa terjadi disebelah kanan, bila yang mengalami kerusakan adalah bagian jantung sebelah kanan.
  • Nyeri dapat berupa perasaan tidak enak dibagian punggung, bila yang mengalami kerusakan adalah jaringan jantung bagian belakang.
  • Nyeri bisa dirasakan di ulu hati dan sering disangka sebagai sakit maag, bila bagian bawah jantung yang mengalami kerusakan.
  • Nyeri tidak dapat ditunjuk dengan tepat disatu titik saja. Hal ini disebabkan karena jantung termasuk organ dalam sehingga sifat nyerinya adalah nyeri yang tidak terlokalisasi. Umumnya, seorang Pasien akan menunjukkan tempat nyerinya dengan seluruh telapak tangannya ketika ditanya di mana letak nyeri dirasakan, bukan dengan satu jari.
  • Perasaan nyeri dapat seperti ditusuk-tusuk atau  seperti tertindih benda berat, tertekan, sesak berat, dan rasa terbakar.
  • Sensasi nyeri dada akibat jantung biasanya bersifat tumpul.
  • Ciri khas nyeri adalah menjalar melalui saraf hingga ke bahu, lengan kiri, tembus ke punggung, dan leher. Tempat-tempat tersebut khas untuk penjalaran nyeri dari jantung.
  • Lamanya  nyeri dada dapat berbeda-beda tergantung berat-ringannya penyakit jantung yang diderita. Nyeri dada akibat penyempitan derajat ringan biasanya berlangsung kurang dari 20 menit. Sedangkan nyeri akibat sumbatan total atau pada serangan jantung akut terjadi lebih dari 20 menit.
  • Nyeri dada akibat jantung terjadi pada saat kerja jantung kita meningkat, misal saat beraktivitas, sesaat setelah beraktivitas, sedang marah, emosi, atau stres. Nyeri berkurang dengan istirahat dan menenangkan diri.
  • Nyeri tidak dipengaruhi oleh posisi tubuh. Posisi berdiri, duduk, berbaring miring ke kanan, kiri, dan sebagainya tidak akan memengaruhi rasa nyeri.
  • Nyeri akibat jantung tidak bertambah sakit saat menarik ataupun mengembuskan napas. Jika nyeri bertambah dengan menarik napas, maka penyebab nyeri dada lebih dicurigai disebabkan oleh paru-paru atau otot dinding dada.
  • Nyeri dada akibat jantung umumnya diiringi oleh gejala saraf simpatis lainnya, yakni gejala seperti saat seseorang cemas. Gejala simpatis tersebut antara lain berkeringat dingin, denyut jantung cepat, lemas, mual, dan muntah.

Sebaiknya Bapak mengunjungi Dokter Internis (SpPD) untuk berkonsultasi lebih lanjut tentang keluhan yang Bapak alami saat ini.

 

Salam Sehat

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Menjaga ukuran lingkar perut normal akan memengaruhi kesehatan Anda

Lingkar Perut Normal Sebagai Indikator Kesehatan Kita

Perut buncit bukanlah sekedar masalah penampilan, tapi juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan serius. Gunakan ukuran lingkar perut normal sebagai patokan untuk menjaga kadar lemak tubuh Anda agar terhindar dari penyakit jantung.