Sering buang air kecil dan terasa perih. Apa penyebabnya?

I Info Penanya: I
Dok saya mau tanya, udah dua minggu ketika di akhir buang air kecil terasa sedikit perih dan ingin buang air kecil lagi. Tapi urine saya normal, tidak ada sakit perut, hanya nyeri saat akhir buang air kecil saja. Itu kenapa ya dok? Apakah ada obatnya dok? Terimakasih.
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat malam I,

Terima kasih atas pertanyaannya.

Secara kasat mata mungkin urine Anda tampak normal, namun apakah sudah diperiksa secara mikroskopis dengan laboratorium? Sebaiknya Anda memeriksakan diri ke Dokter bila keluhannya sudah berlangsung selama 2 minggu. 

Nyeri bisa berasal dari kandung kemih, saluran urethra atau daerah perineum (antara anus dan vagina). Urethra adalah tabung yang membawa air kencing keluar tubuh. Keluhan nyeri kencing termasuk keluhan yang sering dirasakan. Bisa terasa nyeri, perih atau panas tergantung penyebab medisnya.

Yang paling sering adalah infeksi saluran kencing akibat bakteri atau peradangan di saluran kencing. Saluran kencing terdiri dari urethra, kandung kemih, ureter (saluran dari kandung kemih ke ginjal) dan ginjal. Peradangan di salah satu organ tersebut akan menyebabkan nyeri saat buang air kecil.

Pada wanita infeksi lebih sering terjadi karena urethra lebih pendek dibanding laki-laki. Karena ujung urethra laki-laki terletak di penis. Selain itu bisa juga akibat infeksi menular seksual seperti herpes, gonore dan klamidia. Terutama pada wanita yang aktif secara seksual tanpa menggunakan pengaman.

Bila kencingnya tidak lancar ada kemungkinan tersumbat akibat batu di saluran kencing. Selain itu penggunaan produk organ kewanitaan juga dapat mengiritasi jaringan di vagina sehingga terasa nyeri saat kencing.

Sebaiknya periksa dengan Dokter, terutama Spesialis Urologi untuk memastikan penyebab nyeri kencing Anda. Semoga penjelasannya bermanfaat. Saya lampirkan artikel mengenai sering buang air kecil sebagai tanda infeksi saluran kemih.

Salam Sehat,

dr. Andre Zaini

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Entah alat cukur elektrik maupun manual, pastikan selalu kebersihan tangan dan alat yang digunakan, sebelum mencukur rambut kemaluan

Mencukur Rambut Kemaluan, Latah karena Tren atau Memang Perlu?

Mungkin Anda bingung perlukah mencukur bulu kemaluan yang sudah panjang dan tebal? Memutuskan untuk mencukur rambut kemaluan atau tidak adalah 100% hak Anda.