Sering buang air kecil dan sendi kopong

A Info Penanya: A, Pria, 24 Tahun
Dok saya ingin bertanya.. Saya sering ngalamin buang air kecil (beser) dan mengalami sendi kopong
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat pagi A,

Frekuensi buang air kecil setiap individu dapat beragam dipengaruhi oleh beragam hal seperti banyaknya asupan cairan, lingkungan kerja, ataupun adanya penyakit yang diderita. Sering buang air kecil sendiri dapat disebabkan oleh beragam penyebab seperti diantaranya adalah:

  • Asupan cairan yang banyak
  • Infeksi saluran kemih
  • Mengalami penyakit penyerta lain seperti diabetes, gangguan pada buli-buli atau kandung kemih
  • Infeksi ginjal
  • Gangguan pada prostat
  • Gangguan saraf sehingga kesulitan menahan buang air kecil dapat disebabkan oleh cedera pada saraf tulang belakang, stroke
  • Konsumsi obat yang meningkatkan frekuensi buang air kecil seperti obat diuretik

Untuk mengetahui penyebabnya secara pasti, lakukan pemeriksaan pada dokter dimana nantinya akan dilakukan serangkaian pemeriksaan mulai dari pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tambahan seperti lab darah dan tes urine.

Sendi yang terasa kopong sendiri dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti adanya peradangan pada sendi, persendian yang terkikis, penyakit sendi seperti osteoarthritis, kurang asupan kalsium dan penyebab lainnya. Untuk itu penting menjaga sendi agar keluhan tidak bertambah dengan rutin melakukan olahraga seperti berenang atau bersepeda statis, menggunakan pelindung, mengonsumsi makanan dan minuman bernutrisi, menjaga berat badan ideal dan hindari beban berlebih pada persendian. Dan juga periksakan diri pada dokter jika keluhan yang dialami bertambah berat dan mengganggu aktivitas sehari-hari seperti untuk berjalan atau berdiri. Semoga bermanfaat.

Salam sehatQ,

dr. Adhi P.

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Mengenali penyebab sakit pinggang pada lansia bisa membantu Anda menemukan perawatan yang tepat

Kenali Paget’s Disease, Salah Satu Penyebab Sakit Pinggang pada Lansia

Ada beragam penyebab sakit pinggang pada lansia. Salah satunya adalah paget’s disease. Jarang didengar, penyakit ini sebenarnya memiliki ciri yang cukup khas, seperti perubahan bentuk kaki, maupun tangan menjadi lebih bengkok.