Sering buang air kecil beberapa kali dalam jangka waktu satu jam, tanda penyakit apa?

MA Info Penanya: MA, Pria, 2019 Tahun
Dok , saya mau nanya normalnya untuk buang air kecil berapa kali ya? Soalnya saya sering buang air kecil beberapa kali dalam jangka waktu satu jam. Setiap malem juga sering buang air kecil. Tanda penyakit apa ya?
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat siang, MA

Dalam waktu 24 jam, frekuensi normalnya untuk buang air kecil yaitu 6 sampai 8 kali. Banyaknya jumlah urin yang dikeluarkan dalam sehari berkisar antara 400-2000 mL, dengan asupan cairan normal sekitar 2 L per hari. Meski begitu, setiap orang punya frekuensi buang air kecil yang berbeda dalam sehari.

Frekuensi buang air kecil (BAK) akan berkurang pada malam hari. Buang air kecil 1x pada malam hari dianggap masih dalam batas normal. Penanganan keluhan sering buang air kecil pada malam hari bergantung dari penyebab yang mendasari. Bila dikarenakan sering atau banyak minum pada malam hari maka cobalah untuk menguranginya atau diberi jarak minimal 2 jam sebelum tidur. Atau jika dkarenakan kafein, alkohol, atau minuman bersoda maka hal tersebut juga harus dihindari.

Berikut beberapa masalah kesehatan yang menjadi penyebab meningkatnya frekuensi buang air kecil seperti:

  • infeksi saluran kemih
  • diabetes mellitus
  • gagal ginjal
  • pembesaran prostat pada pria.
  • kehamilan
  • kandung kemih yang terlalu aktif
  • kanker kandung kemih
  • gagal jantung
  • peningkatan kadar kalsium darah
  • obat -obat tertentu , misal : diuretik 

Silakan Anda periksakan ke dokter urologi agar dapat ketahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Salam sehat,

dr. Jolinda

(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Syok septik terjadi saat penderita sepsis mengalami tekanan darah yang sangat rendah

Syok Septik, Penyebab Kematian Akibat Infeksi Darah

Syok septik terjadi saat penderita sepsis mengalami tekanan darah yang sangat rendah sehingga tidak mendapat asupan darah dan oksigen yang cukup. Kondisi ini dapat berakibat kematian jika tekanan darah penderita sangat rendah hingga kekurangan oksigen dalam darah.