Tenggorokan nyeri tapi tidak demam, apakah gejala coronavirus?

AP Info Penanya: AP, Wanita, 1 Tahun
Dok, tenggorokan saya sakit trus batuk,tapi tidak deman apakah itu gejala corona? Minggu lalu saya pernah kejogja
Forum Jawab Doctor
Dijawab oleh

Selamat sore, AP.

Coronavirus tipe SARS-CoV-2 adalah jenis mikroorganisme yang menghebohkan dunia akhir-akhir ini. Virus tersebut mampu menyebabkan penyakit yang bernama COVID-19 (Corona Virus Disease 2019), yang sudah menyebar ke banyak negara di dunia. WHO telah menetapkan COVID-19 sebagai pandemi. Di Indonesia, COVID-19 telah menjadi status tanggap darurat yang ditetapkan BNPB. Hampir seluruh propinsi sudah ada yang menderita COVID-19, termasuk propinsi Yogyakarta.

Penyakit ini menular melalui percikan dahak atau bersin penderita. Ketika percikan tersebut terhirup, atau menempel di benda dan tersentuh oleh seseorang, maka akan ada potensi penularan. Seseorang yang telah terkena COVID-19 seharusnya memiliki riwayat kontak dengan pasien positif COVID-19, PDP, atau ODP; disadari atau tidak disadari.

Gejala penyakit yang ditimbulkan oleh coronavirus adalah sebagai berikut:

  • Demam, bisa disertai dengan nyeri kepala
  • Batuk, biasanya kering. Namun pada beberapa kasus yang jarang, ditemukan batuk berdahak.
  • Pilek
  • Nyeri tenggorokan atau menelan
  • Sesak napas

Namun, perlu diingat, bahwa manifestasi gejala bagi setiap orang berbeda-beda, tergantung kekebalan tubuh masing-masing. Usia muda dengan kekebalan tubuh kuat bisa saja hanya mengalami gejala ringan seperti pusing ringan tanpa demam. Sedangkan usia tua dengan penyakit bawaan bisa mengalami gejala berat seperti demam, nyeri tenggorokan, ataupun sampai gagal napas. 

Selain itu, gejala di atas juga belum tentu COVID-19, bisa juga disebabkan karena virus lain seperti influenza, infeksi bakteri pada saluran pernapasan atas, atau penyebab lainnya. Anda bisa berkonsultasi kepada dokter spesialis paru untuk mengetahui penyebab yang pasti.

Akhir kata, jangan lupa untuk selalu melakukan langkah-langkah pencegahan COVID-19 dan penyakit lainnya, yaitu:

  • Menjaga kebersihan tangan, dengan mencucinya di bawah air mengalir selama minimal 20 detik
  • Berjemur selama 15-30 menit antara jam 10 pagi sampai 3 sore, karena sinar matahari pada jam tersebut mengandung UVB. Sinar UVB mampu membantu kulit memproduksi vitamin D-nya sendiri yang penting untuk kekebalan tubuh.
  • Mengonsumsi makanan bergizi, yang mengandung karbohidrat kompleks, lemak sehat, protein, vitamin, dan mineral
  • Minum air putih yang cukup
  • Lakukan pola tidur teratur dan jangan begadang
  • Tidak merokok atau minum alkohol
  • Rutin berolahraga 
  • Mengelola stres dengan baik, bisa dibantu dengan melakukan meditasi atau yoga

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda di forum SehatQ, semoga apa yang disampaikan bermanfaat.

Salam sehat,
dr Sylvia

Postingan membutuhkan waktu beberapa saat untuk tampil
(maks. 500 karakter)

Artikel Terkait

Gambar paru pasien corona akan terlihat berwarna putih atau buram

Ini Gambar Paru Pasien Corona, Tanda Parahnya Infeksi Covid-19

Gambar paru pasien corona menunjukkan bahwa penyakit ini tidak boleh disepelekan, baik untuk anak muda apalagi orang tua. Gambaran berkabut yang menyelimuti paru-paru dari hasil rontgen dada menunjukkan bahwa pasien corona harus berjuang susah payah hanya demi bisa bernapas.